- Pemanggilan pemain abroad tidak mudah karena SEA Games bukan kalender FIFA
- PSSI terus melakukan lobi agar pemain luar negeri bisa bergabung
- Tim pelatih menyiapkan alternatif jika pemain abroad tidak dilepas
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengakui bahwa mendapat restu dari PSSI termasuk Ketua Umum Erick Thohir memanggil pemain terbaik.
Sayangnya, hal tersebut diakui Indra tak mudah karena ajang ini tidak masuk dalam kalender FIFA.
Oleh sebab itu butuh perjuangan ekstra memanggil pemain-pemain terbaik terutama mereka yang merumput di luar negeri.
Sebab, ada potensi besar klub menolak lantaran pertandingan SEA Games 2025 bukan kalender FIFA. Selain itu, selain Asia Tenggara, kompetisi domestik juga berjalan.
"Mengenai pemain-pemain yang abroad, saya sesuai dengan komitmen dari Ketua Umum PSSI silahkan kita memakai pemain-pemain terbaik," kata Indra Sjafri dalam konferensi pers jelang laga.
"Tetapi 'kan gak gampang," sambung mantan juru formasi Bali United tersebut.
Lebih lanjut, Indra Sjafri percaya dengan proses yang kini tengah dijalani PSSI terkait pemain abroad.
Indra mengakui timnya memang butuh sejumlah nama yang berkarier di luar negeri seperti Marselino Ferdinan, Dion Markx, Ivar Jenner, dan Mauro Ziljstra.
"Karena ini bukan periode FIFA matchday dan PSSI tentu berusaha dalam hal ini untuk bisa melakukan lobby-lobby. Supaya mereka itu nanti bisa bermain di SEA Games," jelasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 vs Mali: Indra Sjafri Gaspol, Siapa yang Bakal Dicoret?
"Kami tentu tim kepelatih sangat berharap dengan itu. Dan saya yakin sekarang saja kita hadir ada Mauro, Ivar, Dion, dan ada beberapa pemain juga."
"Insyallah nanti kalau PSSI bisa meyakinkan mereka nanti tentu akan ada lagi tambahan-tambahan itu. Secara teknis pasti akan membantu," ia menambahkan.
Lebih dari itu, Indra mengaku sudah punya rencana lain andai pemain-pemain abroad pilihannya tak bisa memenuhi panggilan tim nasional.
"Tetapi kami sebagai pelatih tentu harus menyiapkan plan A dan plan B. Ini masih ada waktu. Dan tentu apapun nanti hasilnya pasti akan diberitahu oleh PSSI," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-22 vs Mali: Indra Sjafri Gaspol, Siapa yang Bakal Dicoret?
-
PSSI Target Timnas Raih Emas Sea Games 2025, Indra Sjafri Justru Pesimis!
-
Piala AFF 2026 Digelar Saat Liga Eropa Libur, Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Penuh!
-
Kekecewaan Memuncak, Suporter Gelar Aksi Desak Revolusi PSSI
-
Kantor PSSI Digruduk Ultras Garuda Menuntut Erick Thohir Out
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Head to Head Semen Padang vs Persebaya Surabaya: Laga Pamit Kabau Sirah
-
Hansi Flick Kecewa Gagal Bawa Barcelona Raih 100 Poin
-
PSIM Yogyakarta Targetkan Lisensi AFC demi Buka Jalan Tampil di Kompetisi Asia
-
Persib Bandung Kembali Kantongi Lisensi AFC 2025/2026, 9 Tahun Berturut-turut
-
Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!
-
Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar
-
John Herdman Dekati Mitchell Baker dan Luke Vickery Jelang Piala Asia 2027
-
Prediksi Starting XI Belgia di Piala Dunia 2026: Lukaku dan De Bruyne Masih Jadi Tumpuan
-
Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina Saat Parade Juara Barcelona, Israel Murka
-
Terpuruk Hingga Bangkit, Cerita Timnas Bosnia dan Herzegovina Comeback ke Piala Dunia 2026