- Pertandingan Eerste Divisie antara Willem II dan FC Emmen berakhir seri 1-1, menampilkan duel antara Nathan Tjoe-A-On dan Tim Geypens.
- Willem II unggul lebih dahulu lewat Emilio Kehrer di menit ke-51, namun Emmen menyamakan skor melalui Chiel Sunder pada menit ke-84.
- Hasil imbang ini menempatkan Willem II di posisi 23 poin dan Emmen tepat di belakangnya dengan mengoleksi 21 poin setelah 16 laga.
Suara.com - Laga antara Willem II dan FC Emmen di lanjutan Eerste Divisie hadirkan derby Indonesia antara Nathan Tjoe-A-On melawan Tim Geypens.
Pada laga itu kedua tim harus bermain imbang 1-1.
Bermain ketat sepanjang 90 menit, kedua tim harus puas berbagi satu poin meski banyak peluang tercipta.
Emilio Kehrer membawa Willem II unggul lebih dulu pada menit ke-51, sebelum Chiel Sunder menyamakan kedudukan untuk Emmen di menit ke-84.
Hasil ini membuat Willem II mengoleksi 23 poin dari 16 laga, sementara Emmen berada tepat di belakang mereka dengan 21 poin.
Willem II membuka keunggulan melalui sepakan Emilio Kehrer pada menit ke-51. Tuan rumah tampil lebih agresif setelah gol tersebut dan sempat mengancam melalui Baartmans serta Doodeman.
Namun Emmen yang memiliki penguasaan bola lebih baik (52,3%) tidak menyerah begitu saja.
Usaha mereka membuahkan hasil saat Chiel Sunder, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-84.
Rapor Nathan Tjoe-A-On
Baca Juga: Siapa Siegert Baartman? Rekan Setim Nathan Tjoe-A-On yang Punya Darah Keturunan Bandung
Bek Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, tampil penuh selama 90 menit dan menjadi salah satu pemain terbaik dalam pertandingan ini.
Pemain berusia 23 tahun itu mencatatkan statistik impresif.
Dikutip dari Fotmob, Nathan melepaskan 87% akurasi umpan (26/30). Ia juga 100% menang duel udara (2 kali).
Nathan juga tercatat melepaskan 4 tekel sukses, 3 intersep dan 4 recovery
Selain solid di pertahanan, Nathan juga aktif membantu serangan dengan dua crossing akurat serta satu peluang yang berhasil ia ciptakan.
Sementara itu, Tim Geypens baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-58.
Ia terbilang cukup baik meski sebagai pemain pengganti. Kontribusinya terbilang signifikan yakni, 4 kemenangan duel, 4 recovery dn 4 kali sukses membawa bola masuk ke final third.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan