Bola / Bola Indonesia
Selasa, 18 November 2025 | 18:00 WIB
Legenda Korea Selatan Lee Young-pyo memimpin sesi latihan khusus di Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • Legenda Korea Selatan Lee Young-pyo memimpin sesi latihan khusus di Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025.
  • LOTTE Mini Games One vs One berlangsung ketat dan dimenangkan tim Coach Ismed Sofyan.
  • Match Day 1 mempertemukan Harimau vs Rajawali dengan hasil sementara 1-2 untuk tim asuhan Coach Atep Rizal.

Suara.com - Atmosfer Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025 semakin memanas. Setelah menjalani rangkaian latihan intensif bersama Coach Ismed Sofyan dan Coach Atep Rizal, para pemain muda mendapat kesempatan langka: berlatih langsung bersama legenda sepak bola Korea Selatan, Lee Young-pyo.

Kehadiran mantan bek PSV Eindhoven, Tottenham Hotspur, dan Borussia Dortmund itu menghadirkan aura kompetisi baru sekaligus suntikan motivasi bagi para peserta.

Menjelang pertandingan resmi, pemain dari kedua tim menjalani LOTTE Mini Games: One VS One. Format ini menuntut konsentrasi penuh karena setiap duel memadukan tugas menyerang dan bertahan.

Pemain offense mendapat poin melalui gol, sedangkan pemain defense meraih angka bila berhasil merebut atau membuang bola keluar arena.

Permainan berjalan sengit sejak awal. Dribbling, body feint, hingga duel perebutan bola membuat suasana panas.

Setelah adu kualitas individu yang panjang, tim asuhan Coach Ismed Sofyan keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2.

Keseruan tak berhenti di mini games. Para peserta mendapat kejutan besar saat Lee Young-pyo hadir langsung di lapangan.

Tak hanya disambut hangat, kedatangannya juga dirayakan lewat penampilan Reog Ponorogo yang membuat suasana semakin meriah.

Lee kemudian memimpin sesi latihan bersama Coach Ismed dan Coach Atep.

Baca Juga: Channel Live Timnas Indonesia vs Timnas Mali U-22 Selasa Malam di Leg 2 Laga Uji Coba

Fokus utama latihan hari itu adalah teknik dasar, terutama passing, dengan variasi format latihan untuk menyesuaikan kebutuhan pemain muda.

“Untuk awal kita main di basic pass game. Karena diumur mereka yang sekarang biasanya belum punya record waktu latihan yang cukup. Jadi saya akan lebih fokus untuk memberikan waktu latihan dan juga meningkatkan teknik ketepatan dalam mengoper bola," kata Lee dalam keterangan tertulis.

Ia juga memberi pesan khusus kepada para peserta.

“Kalau kalian ingin menjadi pesepak bola yang handal kita harus tau teknik passing yang baik.”

Usai dilatih langsung oleh legenda Korea Selatan tersebut, pemain kembali fokus mempersiapkan diri untuk hari pertandingan.

Momen spesial hadir saat para peserta menerima surat dari orang tua mereka—sebuah kejutan yang memberikan dorongan mental penting sebelum memasuki kompetisi resmi.

Load More