-
Estevao Willian top skorer Brasil era Ancelotti dengan lima gol.
-
Ia kecewa Brasil imbang 1-1 melawan Tunisia di laga persahabatan.
-
Fokus Estevao kini beralih mengejar konsistensi performa di Chelsea.
Suara.com - Penyerang sayap andalan tim nasional Brasil, Estevao Willian, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil seri 1-1 yang didapat skuadnya saat berhadapan dengan Tunisia dalam pertandingan persahabatan.
Laga yang menjadi penutup agenda internasional Brasil tahun 2025 tersebut berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, pada Rabu dini hari Waktu Indonesia Barat.
Meskipun sukses menyumbangkan satu gol, Estevao merasa bahwa Selecao sebenarnya memiliki potensi untuk memenangkan laga tersebut.
Pemain yang baru berusia 18 tahun itu kini menjadi tumpuan utama di lini serang tim Samba.
Satu-satunya gol Brasil dicetak oleh Estevao melalui tendangan penalti pada menit ke-44.
Gol tersebut membalas gol Tunisia yang sebelumnya dicetak oleh Hazem Mastouri di menit ke-23.
Dengan tambahan satu gol tersebut, Estevao resmi menahbiskan diri sebagai pencetak gol paling produktif bagi timnas Brasil sejak era kepelatihan Carlo Ancelotti.
Sejak Ancelotti mulai memimpin pada Mei 2025, Estevao telah mengoleksi lima gol dalam lima pertandingan yang ia ikuti.
Sebelum menjebol gawang Tunisia, empat gol lainnya ia cetak ke gawang Cile (satu gol), Korea Selatan (dua gol), dan Senegal (satu gol).
Baca Juga: Vinicius Junior Pasang Target Ambisius: Ingin Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026
Meski harus menerima hasil imbang dalam pertandingan internasional terakhir tahun ini, pemain yang merumput di klub Liga Inggris, Chelsea, ini memilih untuk tidak berlama-lama larut dalam kesedihan.
Estevao menyatakan bahwa fokusnya kini sepenuhnya dialihkan untuk memperkuat klubnya, Chelsea, mengingat tidak adanya agenda pertandingan internasional Brasil hingga akhir 2025.
Pemain muda ini menyadari pentingnya mengejar performa yang stabil karena menilai penampilannya sepanjang tahun 2025 masih terbilang fluktuatif.
Ia mengakui bahwa konsistensi menjadi tantangan besar yang harus ia taklukkan di usianya yang masih sangat muda.
“Saya senang bisa membuat gol, tetapi sedih dengan hasilnya. Kami bisa saja menang, tetapi kami melawan tim kuat yang bekerja keras di lapangan,” ungkap Estevao, sesuai dengan kutipan dari laman resmi Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Rabu.
“Ini tahun yang spesial bagi saya, meski masih naik-turun, tetapi saya rasa sudah melakukan tugas dengan baik di timnas dan klub. Saya sangat bahagia dapat memperkuat timnas Brasil,” tambahnya, menekankan rasa syukurnya.
Ia berharap mampu meningkatkan level permainannya secara berkelanjutan baik di level klub maupun negara.
Estevao siap bekerja keras untuk membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Pertandingan melawan Tunisia itu menandai berakhirnya kewajiban internasionalnya untuk tahun ini.
Kini, seluruh energinya akan dicurahkan untuk membantu Chelsea mencapai target mereka di Liga Inggris dan kompetisi lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia
-
Pujian Setinggi Langit Ajax Soal Debut Maarten Paes, Dibilang Punya Peran Kunci!
-
Buntut Panjang Kasus Rasisme Vinicius Jr, Muncul Wacana Prestianni Law
-
Maarten Paes Kecewa Usai Debut Bareng Ajax Amsterdam, Ini Penyebabnya
-
Lawan Persita, Manajemen Persib Tutup Tribun Selatan dan VBS, Imbas Insiden di ACL 2?
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Jay Idzes Bantu Sassuolo Hancurkan Tim Pelatih Legendaris Italia
-
Resmi! 3 Pemain Keturunan Indonesia dalam Satu Naungan, Salah Satunya Wonderkid Garuda
-
Siapa Pemain yang Tidak Dibawa John Herdman di FIFA Series 2026?
-
Persib vs Persita, Bojan Hodak: Marc Klok dan Julio Cesar Masih Tanad Tanya?