-
Indra Sjafri izinkan pemain Timnas U-22 main di klub Super League 2025/2026.
-
Pemain esensial diizinkan kembali ke klub, namun wajib segera balik TC.
-
Strategi ini menyeimbangkan kebutuhan klub dan persiapan Timnas U-22 SEA Games.
Suara.com - Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, merencanakan kebijakan pengembalian beberapa pemain ke klub peserta Super League untuk musim 2025/2026.
Keputusan ini hanya berlaku bagi pemain yang benar-benar esensial dan diperlukan oleh tim asal mereka saat menjalani kompetisi liga.
Saat ini skuad Garuda Muda tengah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) yang berlokasi di Jakarta sebagai bagian dari persiapan intensif menghadapi SEA Games 2025.
Fase persiapan ini sebelumnya telah mencakup dua kali pertandingan persahabatan melawan timnas Mali.
Dua hasil uji coba tersebut berakhir dengan satu kekalahan telak 0-3 dan satu hasil imbang 2-2.
Prioritas dan Komitmen Klub
Rangkaian pemusatan latihan untuk tim U-22 dijadwalkan akan terus berlangsung hingga menjelang bergulirnya ajang SEA Games 2025 yang akan dimulai pada awal Desember mendatang.
Di tengah kesibukan TC, terdapat agenda pertandingan Super League yang bisa diikuti oleh beberapa anggota timnas U-22.
Indra Sjafri mengkonfirmasi bahwa akan ada kesempatan bagi klub untuk menggunakan jasa pemain timnas pada tanggal 21-22 November.
Baca Juga: Jika Trio Marselino, Geypens, dan Adrian Tiba, Siapa Bakal Dicoret dari Timnas Indonesia U-22?
Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen antara tim pelatih timnas dengan para juru taktik klub profesional.
"Nanti kami untuk tanggal 21-22 November, kita akan memberikan kesempatan klub untuk mereka bermain,” ujar Indra Sjafri beberapa waktu lalu.
Kesempatan bermain di liga ini diberikan asalkan pemain yang bersangkutan adalah sosok krusial yang tidak memiliki pengganti.
“Jadi kami ada komitmen dengan para pelatih kalau pemain tersebut memang main dan pelatih tidak punya plan B dan kami sebagai pelatih timnas mempersilahkan untuk mereka bermain di klub,” jelasnya.
Menjaga Kekompakan Tim
Pelatih asal Sumatera Barat tersebut menyatakan harapan agar pemain yang hanya menjadi pilihan kedua atau cadangan di klub, lebih baik tetap bersama Timnas Indonesia U-22.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis
-
Bruno Fernandes Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara