- Yuran Fernandes kembali memperkuat PSM Makassar saat melawan PSBS Biak di Stadion BJ Habibie pada 21 November 2025.
- Bek asal Cape Verde tersebut sebelumnya absen empat pertandingan akibat sanksi larangan tampil yang telah selesai.
- Tanpa Yuran, PSM meraih tiga poin; kini tim mengincar kemenangan untuk memperbaiki catatan kandang mereka.
Suara.com - PSM Makassar akhirnya bisa kembali mengandalkan Yuran Fernandes saat menjamu PSBS Biak pada Pekan Ke-13 BRI Super League 2025/26 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (21/11/2025) sore.
Laga ini menjadi penampilan perdana bek asal Cape Verde tersebut di Parepare setelah absen cukup lama.
Yuran menegaskan dirinya telah sepenuhnya siap menghadapi PSBS dan ingin membantu tim meraih kemenangan.
“Saya sudah melupakan apa yang sudah terjadi di masa lalu. Saya pikir hal ini sudah selesai. Jadi sekarang saatnya untuk menatap ke depan,” ujar Yuran, dilansir dari I.League.
Sebelumnya, Yuran harus menepi karena sanksi larangan tampil selama empat pertandingan.
Ia absen pada tiga pertandingan kandang melawan PSIM Yogyakarta, Arema FC, dan Madura United, serta satu laga tandang ke markas Persik Kediri.
Tanpa Yuran, PSM hanya mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan, semuanya hasil imbang melawan PSIM, Persik Kediri, dan Madura United, sementara satu kekalahan dialami saat menghadapi Arema FC.
Begitu masa hukumannya selesai, PSM langsung bangkit dan meraih kemenangan pada Pekan Ke-12 saat menghadapi Dewa United Banten FC.
Yuran menyebut seluruh persiapan tim jelang duel melawan PSBS berjalan lancar.
Baca Juga: Jelang Persebaya vs Arema FC, Jose Gomes: Ini Derbi Terbesar yang Sesungguhnya!
“Persiapan untuk pertandingan ini (lawan PSBS) berjalan bagus. Kami sudah menyiapkan semua skenario menghadapi apa yang lawan akan lakukan. Dengan kerja keras seperti yang kita lakukan di latihan, saya berharap kita dapat hasil maksimal di pertandingan,” ujarnya.
PSM Makassar kini membidik tiga poin sekaligus memutus tren buruk di kandang. Terakhir kali mereka menang di BJ Habibie adalah pada Pekan Ke-6 saat menundukkan Persija Jakarta dengan skor 2-0.
Berita Terkait
-
Jelang Persebaya vs Arema FC, Jose Gomes: Ini Derbi Terbesar yang Sesungguhnya!
-
PSM Makassar Mengamuk di Parepare: Hajar PSBS Biak 5-0, Alex Tanque Hattrick!
-
Persib Bandung vs Dewa United, Jan Olde Riekerink Pede Targetkan Kemenangan
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-13, 20-23 November 2025
-
Istirahat Cukup, Thom Haye Optimis Tatap Laga Melawan Dewa United
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?