Suara.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, menegaskan bahwa pertemuan melawan rival sekota, Arsenal, dalam lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026 di Stadion Emirates pada hari Minggu (23/11) adalah pertandingan yang sangat vital.
Frank, yang akan mencatatkan debutnya dalam Derbi London Utara di kancah liga, memastikan seluruh skuad dan staf teknis klub menyikapi laga melawan The Gunners ini sebagai sebuah peristiwa besar yang memerlukan persiapan paling optimal.
Juru taktik berusia 52 tahun ini telah menganalisis secara cermat kekuatan dan kelemahan tim lawan, dengan perhatian khusus tertuju pada kemampuan Arsenal dalam memanfaatkan situasi bola mati.
Kemampuan Arsenal dalam mencetak gol melalui skema bola mati menjadi perhatian utama Frank, mengingat mereka telah membukukan 12 gol dari skema tersebut di Liga Inggris 2025/2026, sebuah catatan terbanyak di antara tim-tim peserta liga.
Walau begitu, Thomas Frank tetap menyimpan optimisme tinggi berkat rekor impresif timnya dalam bertahan menghadapi skema set-piece lawan.
"Itu menjadi tantangan besar kami," tutur Frank, "Namun, kami juga memegang rekor tim yang paling sedikit kebobolan dari bola mati. Jadi, tidak buruk juga."
Menurutnya, memenangkan duel bola mati akan menjadi kunci krusial jika Tottenham ingin meraih kemenangan atas Arsenal, dan dia percaya timnya memiliki kapabilitas untuk mewujudkannya.
"Kalau ingin mengalahkan Arsenal, kami harus memenangkan situasi bola mati. Saya rasa kami mampu melakukannya," lanjut mantan pelatih Brentford tersebut.
Tottenham akan melawat ke markas Arsenal dengan bekal catatan cemerlang, yakni belum pernah menelan kekalahan di laga tandang sepanjang bergulirnya musim Liga Inggris saat ini.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Ange Postecoglou, Kandidat Ideal untuk Latih Timnas Indonesia
Meskipun demikian, data historis mencatat bahwa kemenangan tandang terakhir The Lilywhites di kandang The Gunners terjadi pada ajang Piala Liga Inggris tahun 2018.
Khusus di kompetisi Liga Inggris, kemenangan terakhir Tottenham di Emirates Stadium sudah sangat lama, yaitu sejak tahun 2010.
Mengabaikan catatan minor tersebut, Frank memilih untuk lebih fokus pada rekor tak terkalahkan mereka di laga tandang.
"Saya rasa akan lebih baik jika saya melihat rekor laga tandang kami," ujar Thomas Frank dengan nada penuh keyakinan.
"Saya sangat percaya diri pada tim yang akan memainkan laga besar pada hari Minggu," tambahnya, menunjukkan kepercayaan penuh pada kesiapan timnya.
Pertandingan ini memiliki dampak signifikan pada persaingan papan atas klasemen sementara Liga Inggris.
Saat ini, Arsenal memimpin puncak klasemen dengan perolehan 26 poin dari 11 pertandingan dan berambisi meraih kemenangan untuk menjauh dari pesaing terdekat mereka, Manchester City, yang mengoleksi 22 poin dari 10 laga.
Di sisi lain, Tottenham yang menempati posisi kelima dengan 18 poin dari 11 laga, berkesempatan besar untuk merangsek ke posisi tiga besar klasemen jika berhasil mengalahkan The Gunners.
Jika Arsenal berhasil memenangkan laga ini, mereka akan mencatatkan kemenangan berturut-turut yang keempat kalinya dalam Derbi London Utara di Liga Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi