- Menpora Erick Thohir menetapkan target medali perak untuk Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025.
- Keputusan Indonesia mengejutkan media Vietnam karena juara bertahan tidak menargetkan emas dalam persaingan panas.
- Target lebih rendah ini muncul setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa turnamen dan laga uji coba terakhir.
Suara.com - Keputusan mengejutkan dari kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 menjadi sorotan tajam media Vietnam.
Di saat persaingan cabang sepak bola diprediksi akan panas, juara bertahan Timnas Indonesia U-22 justru dilaporkan tidak dibebani target untuk kembali meraih medali emas, sebuah sikap yang membuat rival utama mereka keheranan.
Kejutan ini datang dari pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang menyebut bahwa berdasarkan hasil evaluasi tim review Kemenpora, target untuk tim sepak bola putra adalah medali perak.
"Sepak bola, dari evaluasi tim Kemenpora, kalau tidak salah, putri itu perunggu lalu di putra itu tidak salah perak. Jadi itu yang disampaikan ke kami," kata Erick Thohir pada Jumat (22/11/2025).
Sontak, keputusan ini dianggap sebagai sebuah anomali oleh media Vietnam, TheThao247.vn. Mereka menyoroti betapa anehnya seorang juara bertahan tidak menargetkan untuk mempertahankan mahkotanya, terutama di tengah rivalitas sengit yang sedang terbangun.
"Timnas Indonesia U-22 tetapkan target mengejutkan di SEA Games 2025," tulis The Thao247 dalam judul laporannya.
"Timnas Indonesia U-22 dipastikan tak terlalu menaruh harapan besar pada target mempertahankan medali emas di SEA Games 2025. Berdasarkan penilaian, Timnas U-22 Indonesia tidak termasuk dalam kelompok target medali emas. Pelatih Indra Sjafri dan timnya hanya ditargetkan meraih medali perak," imbuhnya.
Meskipun terkejut, media Vietnam tersebut mencoba untuk menganalisis dan memahami alasan di balik keputusan pesimistis ini.
Mereka menyoroti serangkaian hasil kurang memuaskan yang diraih skuad Garuda Muda dalam beberapa turnamen terakhir.
Baca Juga: Fakta Baru Bursa Pelatih Timnas Indonesia, Tawaran PSSI ke Timur Kapadze Tidak Kongkret
"Sebelum memasuki perjuangan mempertahankan medali emas, Indonesia mengawali musim dengan kurang mulus. Indonesia hanya meraih runner-up di Piala AFF U-23, saat Vietnam kembali meraih gelar juara," beber laporan tersebut.
"Setelah itu, Indonesia menjalani serangkaian pertandingan buruk di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan gagal lolos ke putaran final turnamen."
"Teranyar, Indonesia gagal meraih kemenangan dalam empat laga uji coba, dua imbang, dua kalah. Hal itu menunjukkan bahwa Indonesia saat ini sedang berada dalam ketidakstabilan menjelang tampil di SEA Games 2025," pungkas media Vietnam ini.
Kini dengan target yang lebih rendah, publik menanti apakah ini akan menjadi strategi untuk mengurangi tekanan bagi para pemain, atau memang sebuah sinyal realistis dari kondisi tim yang sesungguhnya.
Perjuangan Timnas Indonesia U-22 sendiri di SEA Games 2025 akan dimulai di Grup C, berhadapan dengan Myanmar, Singapura, dan Filipina.
Berita Terkait
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Debut Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Bocoran Taktik Calon Pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Ungkap Filosofi Permainannya
-
Hadapi Lawan Lintas Benua, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Manfaatkan FIFA Series
-
Alexander Zwiers Jadikan Nova Arianto Tolak Ukur Pelatih Lokal Timnas Indonesia Masa Kini
-
PR Baru, PSSI Kesulitan Cari Pelatih Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
-
Inggris vs Norwegia Dibayangi Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi
-
Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif