-
Ronny Pasla, kiper legendaris Indonesia, telah wafat pada usia 78 tahun.
-
Ia dikenang karena menepis penalti Pele saat lawan Santos (1972).
-
Ronny Pasla juga peraih gelar King's Cup dan tiga juara Perserikatan.
Keberhasilannya membuktikan bahwa ia adalah salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia.
Di level klub, Ronny Pasla diketahui pernah membela PSMS Medan dan juga Persija Jakarta.
Kiprah di Level Klub
Ronny Pasla mencatatkan prestasi terbaiknya di kompetisi domestik dengan meraih tiga gelar juara Perserikatan.
Gelar tersebut ia raih saat memperkuat PSMS Medan dan juga tim Persija Jakarta.
Bahkan ia pernah secara lugas menyampaikan mengenai keberhasilannya menahan tendangan penalti bintang Brasil tersebut.
"Momen paling spesial itu ketika saya menghadapi tim Brasil, Santos. Salah satu pemainnya kan Pele, dan ketika itu, saya berhasil menahan tendangan penaltinya," ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Pernyataan Ronny Pasla tersebut menunjukkan betapa berartinya momen itu dalam perjalanan kariernya sebagai penjaga gawang.
Ia menegaskan bahwa aksi heroik tersebut menjadi sebuah kenangan abadi yang menghiasi sejarah hidupnya.
Baca Juga: Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
Warisan Ronny Pasla tidak hanya mencakup prestasi dan gelar, tetapi juga kisah inspiratif tentang bagaimana ia bisa menahan penalti dari legenda sepak bola dunia.
Kisah tentang keberaniannya menjadi inspirasi bagi generasi kiper Indonesia saat ini dan yang akan datang.
Masyarakat sepak bola Indonesia akan selalu mengenang jasa dan perjuangan Ronny Pasla di bawah mistar gawang Timnas.
Warisan Sang Legenda
Kepulangan Ronny Pasla meninggalkan duka mendalam, namun memori akan aksi penyelamatannya akan tetap hidup.
Sebagai kiper, ia telah menunjukkan dedikasi dan kualitas yang menjadikannya salah satu ikon olahraga nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam