- PSSI mempertimbangkan Timur Kapadze dan Giovanni van Bronckhorst sebagai calon pelatih Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert.
- Gaji Timur Kapadze diperkirakan sekitar Rp7,5 miliar per tahun setelah sukses bawa Uzbekistan U-23 ke Olimpiade Paris 2024.
- Giovanni van Bronckhorst memiliki potensi gaji jauh lebih besar, pernah menerima Rp75 miliar dalam enam bulan di Besiktas.
Suara.com - Adu gaji dua kandidat pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze dan Giovanni van Bronckhorst, menjadi sorotan besar publik sepakbola nasional. Perbandingannya mencolok, bahkan bak bumi dan langit.
Nama keduanya santer diberitakan masuk dalam daftar incaran PSSI untuk menggantikan Patrick Kluivert.
Posisi pelatih Timnas Indonesia memang masih kosong, dan PSSI disebut sudah mengantongi lima nama calon pelatih baru.
Namun, Ketua BTN Sumardji enggan membocorkan siapa saja kandidat yang tengah didekati.
Meski begitu, rumor kuat menyebut Kapadze dan van Bronckhorst termasuk di dalamnya.
Karena itu, menarik melihat perbandingan gaji kedua sosok ini.
Untuk Timur Kapadze, Federasi Sepakbola Uzbekistan (UFA) tidak pernah merilis resmi honor yang diterimanya.
Namun, sejumlah laporan menyebut gajinya sekitar Rp7,5 miliar per tahun saat menangani Uzbekistan.
Angka ini memang tidak besar untuk level internasional, tetapi prestasinya luar biasa.
Baca Juga: Tanda-tanda Giovanni van Bronckhorst ke Timnas Indonesia
Kapadze sukses membawa Uzbekistan U-23 lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Ia juga pernah menangani tim senior Uzbekistan sebelum posisinya berubah menjadi asisten usai Fabio Cannavaro datang.
Kapadze kemudian resmi mundur pada 10 November 2025, membuka peluang dilirik PSSI.
Berbanding terbalik, Giovanni van Bronckhorst memiliki gaji jauh lebih tinggi.
Saat melatih Besiktas, ia menerima bayaran 4,5 juta euro atau sekitar Rp75 miliar hanya untuk enam bulan.
Angka itu sudah termasuk pesangon 2 juta euro dan tambahan 1 juta euro untuk staf pelatihnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Kata-kata Virgil van Dijk Usai Belanda Tumbang dari Aljazair Dalam Persiapan Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Kirim Doa untuk Layvin Kurzawa
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan