-
Carragher kritik pedas Salah karena absen bersuara saat Liverpool terpuruk.
-
Salah dituduh hanya bicara saat kontrak atau menang Man of the Match.
-
Carragher nilai terlalu dini membahas pemecatan manajer Arne Slot.
Suara.com - Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melayangkan kritik pedas terhadap Mohamed Salah di tengah terpuruknya performa The Reds musim ini.
Ia menilai Salah tidak menunjukkan kepemimpinan yang seharusnya dimiliki seorang bintang besar, terutama ketika situasi tim sedang kacau.
Komentar tajam Carragher muncul setelah Liverpool kembali menelan kekalahan menyakitkan.
Pasukan Arne Slot dipermalukan Nottingham Forest 0-3 di Anfield, yang sekaligus menjadi kekalahan keenam dalam tujuh laga terakhir.
Situasi ini membuat Liverpool terperosok ke peringkat 11 klasemen sementara Premier League dan semakin jauh dari persaingan gelar.
Virgil van Dijk sebagai kapten tim tampil ke depan memberikan pernyataan keras, menyebut Liverpool sebagai kekacauan.
Namun menurut Carragher, seharusnya bukan hanya Van Dijk yang berbicara.
“Setelah semua kekalahan ini, selalu Van Dijk yang berbicara. Memang benar sebagai kapten itu tugasnya,” ungkap Carragher di Sky Sports.
“Tapi harus ada pemain lain yang berdiri dan berbicara untuk klub.”
Baca Juga: Asisten Arne Slot Sosok Keturunan Maluku Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Carragher kemudian menyoroti Mo Salah yang menurutnya tidak pernah tampil untuk mewakili tim saat situasi sulit.
Ia bahkan menyebut Salah hanya muncul di media ketika memenangkan Man of the Match atau sedang membutuhkan kontrak baru.
“Setahun lalu, Mo Salah tidak ragu bicara soal situasinya sendiri, bahwa klub belum memberinya kontrak baru,” lanjut Carragher.
“Saya hanya mendengar Salah berbicara ketika ia jadi Man of the Match atau saat ia butuh kontrak baru. Jika dia salah satu legenda klub, seharusnya ia tampil untuk tim di masa sulit seperti ini.”
Diketahui, Salah memang sempat vokal pada November 2024 ketika isu kontraknya memanas.
Ia kemudian menandatangani perpanjangan selama dua tahun dengan nilai fantastis £380.000 per pekan pada April lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?