- Isu kepindahan gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, dikaitkan dengan PSIM Yogyakarta pada bursa transfer BRI Super League 2025/2026.
- Pelatih PSIM, Van Gastel, mengakui mengenal Ivar namun anggaran klub membatasi kemungkinan transfer pemain baru.
- Bursa transfer putaran kedua akan dibuka pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026, fokus utama PSIM peminjaman pemain.
Suara.com - Isu kepindahan Ivar Jenner ke salah satu klub lokal kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat publik sepak bola Indonesia.
Rumor tersebut mengaitkan gelandang Timnas Indonesia itu dengan PSIM Yogyakarta untuk putaran kedua bursa transfer BRI Super League 2025/2026.
Musim ini memang menjadi panggung baru bagi para pemain naturalisasi yang kembali merumput di tanah air.
Nama-nama seperti Jordi Amat bersama Persija Jakarta, Jens Raven di Bali United, Rafael Struick di Dewa United, serta duo Persib Bandung Thom Haye dan Eliano Reijnders, meramaikan persaingan liga tertinggi Indonesia.
Di tengah gelombang kembalinya para pemain tersebut, muncul spekulasi bahwa Ivar Jenner menjadi incaran dua klub BRI Super League.
Rumor paling kuat menyebut PSIM Yogyakarta sebagai kandidat terdepan yang meminatinya.
Isu ini mencuat pertama kali di platform X, bersamaan dengan laporan bahwa Ivar berencana meninggalkan Jong Utrecht pada akhir musim ini.
Publik langsung memberikan respons besar terhadap kemungkinan kepulangan sang gelandang muda.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, akhirnya buka suara mengenai rumor tersebut.
Baca Juga: 3 Negara Asal Calon Pelatih Timnas Indonesia, Ada dari Belanda
Ia mengakui mengenal Ivar, namun menegaskan situasinya tidak sesederhana apa yang beredar.
Menurutnya, PSIM belum tentu bisa mendatangkan pemain baru pada jendela transfer mendatang.
Van Gastel menjelaskan bahwa anggaran klub telah digunakan sejak pra-musim.
Kondisi tersebut membuat pergerakan transfer PSIM cukup terbatas.
Ia menambahkan, peluang transfer bisa saja berubah, tetapi untuk saat ini belum ada langkah konkret.
Bursa transfer putaran kedua sendiri akan dibuka pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026.
Berita Terkait
-
3 Negara Asal Calon Pelatih Timnas Indonesia, Ada dari Belanda
-
Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Bagaimana Imbasnya kepada Pasukan Garuda Muda?
-
Kapok dengan Patrick Kluivert, PSSI Janji Lebih Selektif Rekrut Pelatih
-
Terungkap! Indra Sjafri Gunakan Metode Khusus untuk Pemain Timnas Indonesia
-
3 Hal yang Bisa Dievaluasi oleh Timnas Indonesia U-22 Jelang Sea Games, Apa Saja?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi