- Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, dipastikan absen membela LOSC Lille melawan Dinamo Zagreb.
- Cedera yang dialami Verdonk terjadi menjelang laga penentuan grup Liga Europa di Stade Pierre-Mauroy.
- Absennya Verdonk akibat cedera ini menambah masalah karena ia juga sedang menjalani skorsing domestik.
Suara.com - Nasib sial sepertinya sedang enggan menjauh dari bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
Setelah harus menepi dari kompetisi domestik akibat skorsing, kini sebuah cedera memaksanya untuk kembali menghilang dari skuad LOSC Lille, tepat di saat timnya akan melakoni laga hidup mati di Liga Europa.
Lille dijadwalkan menjamu Dinamo Zagreb di Stade Pierre-Mauroy, Jumat (28/11/2025) dini hari WIB.
Pertandingan ini sangat krusial untuk menjaga asa lolos dari fase grup.
Namun, alih-alih bisa menurunkan kekuatan penuh, pelatih Bruno Genesio justru dibuat pusing tujuh keliling.
Badai cedera dilaporkan tengah menghantam skuad Les Dogues. Dan nama Calvin Verdonk menjadi korban terbaru dari krisis pemain yang melanda tim.
"Masih ada beberapa ketidakpastian. Calvin (Verdonk) dipastikan absen; dia cedera minggu ini dan sudah pasti absen," ujar Genesio, dilansir dari Le Petit Lillois, Kamis (27/11/2025).
Pelatih asal Prancis itu tidak merinci cedera apa yang diderita Verdonk, namun konfirmasinya sudah cukup untuk memastikan nama sang bek akan menghilang dari daftar pemain.
Absennya Verdonk menambah panjang daftar pesakitan di kubu Lille.
Baca Juga: 2 Pemain Keturunan Menggila di Belanda, Ancaman Bagi Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
Genesio mengaku masih harus memantau kondisi beberapa pemain pilar lainnya hingga detik-detik terakhir.
"Kita lihat saja nanti sore kondisi Osame (Sahraoui), dan, baru-baru ini, Marius (Broholm) sakit. Ia tidak akan bisa berlatih hari ini, dan saya tidak tahu apakah ia bisa bermain besok," tambahnya.
Bagi Verdonk pribadi, cedera ini terasa seperti peribahasa 'sudah jatuh tertimpa tangga'. Pasalnya, ia saat ini juga sedang tidak bisa bermain di Liga Prancis.
Pemain berusia 28 tahun itu tengah menjalani hukuman larangan dua pertandingan akibat pelanggaran keras yang ia lakukan saat melawan Strasbourg pada 9 November lalu.
Kini, saat ia seharusnya bisa unjuk gigi di panggung Eropa, cedera justru datang menghalangi jalannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati