-
Indra Sjafri telah menetapkan 23 pemain timnas untuk SEA Games 2025.
-
Empat pemain diaspora termasuk Marselino Ferdinan masuk dalam skuad final.
-
Indonesia berada di Grup C dan memulai laga perdana melawan Singapura 5 Desember.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, akhirnya merilis daftar definitif 23 nama pemain yang akan mewakili Indonesia di ajang multicabang olahraga Asia Tenggara, SEA Games 2025.
Keputusan krusial mengenai komposisi tim ini telah diambil setelah melalui rangkaian pemusatan latihan intensif.
Para punggawa Garuda Muda dijadwalkan langsung bertolak ke Thailand sehari setelah penetapan skuad yang diumumkan pada Kamis, 27 November 2025.
Komposisi tim yang terpilih merupakan perpaduan strategis antara pemain yang berasal dari klub-klub yang berkompetisi di Liga Super domestik dan para pemain diaspora yang merumput di liga-liga Eropa.
Target utama dari skuad ini adalah meraih prestasi maksimal di turnamen bergengsi dua tahunan tersebut.
Kehadiran pemain yang berkarier di luar negeri menjadi salah satu sorotan utama dalam daftar yang telah diresmikan ini.
Total empat pemain yang berbasis di luar negeri mendapatkan tempat dalam skuad final yang akan berlaga.
Marselino Ferdinan menjadi salah satu nama bintang yang dipanggil, bersama dengan tiga pemain keturunan Indonesia lainnya.
"Alhamdulillah proses pemusatan latihan di Jakarta sudah selesai dan kami sudah memilih 23 pemain sesuai regulasi SEA Games 2025," kata Indra dalam keterangannya.
Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025: Ada Marselino Hingga Mauro Zilstra
"Dari 23 pemain tersebut, empat di antaranya bermain di luar negeri yakni Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx," jelasnya.
Proses seleksi berlangsung ketat, mengakibatkan delapan pemain terpaksa dipulangkan ke klub mereka masing-masing karena regulasi turnamen hanya membatasi kuota maksimal 23 pemain.
Keputusan akhir pemilihan pemain merupakan hasil dari evaluasi menyeluruh yang didasarkan pada data dan pengamatan terperinci.
Indra Sjafri bersama jajaran staf pelatih serta tim performa telah mencermati kinerja para pemain selama sesi pemusatan latihan pada bulan Oktober dan November.
Mereka juga melakukan pemantauan ketat terhadap penampilan pemain saat mereka beraksi dalam kompetisi Liga Super.
"Keputusan ini diambil setelah evaluasi matang berdasarkan data-data yang ada selama pemusatan latihan bulan Oktober dan November serta pengamatan pemain saat bermain di Super League yang dilakukan bersama staf pelatih dan team performance," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?