- Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengklarifikasi bahwa negosiasi transfernya didominasi Marijn Beuker, bukan Jordi Cruyff.
- Minat serius Ajax pertama kali diketahui Paes saat menjalani pemusatan latihan bersama FC Dallas di Portugal.
- Paes menyambut antusias kesempatan pindah ke Ajax setelah mendapat restu penuh dari klubnya saat itu, FC Dallas.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya buka suara soal proses kepindahannya ke Ajax.
Penjaga gawang berusia 27 tahun itu mengungkap detail menarik di balik transfernya dari klub MLS, FC Dallas, pada bursa transfer musim dingin lalu.
Paes menegaskan, komunikasi utama dalam proses transfer bukanlah dengan Jordi Cruyff, melainkan dengan Marijn Beuker.
Marijn Beuker menjadi sosok sentral dalam negosiasi transfer Paes ke Ajax.
Meski Jordi Cruyff telah resmi menjabat direktur teknik Ajax sejak Februari, perannya dalam transfer Paes disebut tidak dominan.
“Sebetulnya Marijn Beuker yang aktif pada bursa transfer terakhir. Jadi kontaknya lebih banyak dengan Marijn,” ujar Paes kepada ESPN.
Padahal, Paes dan Jordi Cruyff memiliki hubungan baik. Keduanya pernah bekerja sama di Timnas Indonesia, di mana Cruijff berperan sebagai penasihat teknis.
“Kami selalu punya hubungan yang sangat baik. Dia menjadi penasihat di sana. Ketika semuanya sudah hampir selesai, Jordi menelepon saya dan mengatakan, mari kita tuntaskan detail terakhirnya,” lanjut Paes.
Paes mengaku pertama kali mengetahui minat Ajax saat dirinya menjalani pemusatan latihan bersama FC Dallas di Portugal.
Baca Juga: Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!
Ia menerima pesan dari sang agen yang memberi kabar soal ketertarikan klub raksasa Belanda tersebut.
Awalnya, Paes tidak terlalu bereaksi karena selama 4,5 tahun di Dallas, rumor ketertarikan klub lain sudah beberapa kali muncul.
“Seiring berjalannya hari, saya merasakan bahwa ini benar-benar serius,” ungkapnya.
Begitu mengetahui keseriusan Ajax, Paes tak perlu berpikir panjang.
Kesempatan membela klub sebesar Ajax langsung ia sambut dengan antusias.
“Saat itu saya langsung tahu bahwa saya sangat menginginkan ini,” tegasnya.
Paes juga mengapresiasi sikap FC Dallas yang tidak menghalangi kepindahannya.
“Dari pihak Dallas juga memberikan restu. Itu sangat saya hargai dari klub tersebut.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat
-
5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
-
6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"
-
Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
-
GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu
-
Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?
-
Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo
-
Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS