Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:50 WIB
Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, mengaku belum sepenuhnya puas usai menjalani debutnya bersama Ajax Amsterdam saat menghadapi NEC Nijmegen. [@ajax]
Baca 10 detik
  • Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengklarifikasi bahwa negosiasi transfernya didominasi Marijn Beuker, bukan Jordi Cruyff.
  • Minat serius Ajax pertama kali diketahui Paes saat menjalani pemusatan latihan bersama FC Dallas di Portugal.
  • Paes menyambut antusias kesempatan pindah ke Ajax setelah mendapat restu penuh dari klubnya saat itu, FC Dallas.

Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya buka suara soal proses kepindahannya ke Ajax.

Penjaga gawang berusia 27 tahun itu mengungkap detail menarik di balik transfernya dari klub MLS, FC Dallas, pada bursa transfer musim dingin lalu.

Paes menegaskan, komunikasi utama dalam proses transfer bukanlah dengan Jordi Cruyff, melainkan dengan Marijn Beuker.

Marijn Beuker menjadi sosok sentral dalam negosiasi transfer Paes ke Ajax.

Meski Jordi Cruyff telah resmi menjabat direktur teknik Ajax sejak Februari, perannya dalam transfer Paes disebut tidak dominan.

“Sebetulnya Marijn Beuker yang aktif pada bursa transfer terakhir. Jadi kontaknya lebih banyak dengan Marijn,” ujar Paes kepada ESPN.

Padahal, Paes dan Jordi Cruyff memiliki hubungan baik. Keduanya pernah bekerja sama di Timnas Indonesia, di mana Cruijff berperan sebagai penasihat teknis.

“Kami selalu punya hubungan yang sangat baik. Dia menjadi penasihat di sana. Ketika semuanya sudah hampir selesai, Jordi menelepon saya dan mengatakan, mari kita tuntaskan detail terakhirnya,” lanjut Paes.

Paes mengaku pertama kali mengetahui minat Ajax saat dirinya menjalani pemusatan latihan bersama FC Dallas di Portugal.

Baca Juga: Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!

Ia menerima pesan dari sang agen yang memberi kabar soal ketertarikan klub raksasa Belanda tersebut.

Awalnya, Paes tidak terlalu bereaksi karena selama 4,5 tahun di Dallas, rumor ketertarikan klub lain sudah beberapa kali muncul.

Penasihat Teknis Timnas Indonesia, Jordi Cruyff (pssi.org)

“Seiring berjalannya hari, saya merasakan bahwa ini benar-benar serius,” ungkapnya.

Begitu mengetahui keseriusan Ajax, Paes tak perlu berpikir panjang.

Kesempatan membela klub sebesar Ajax langsung ia sambut dengan antusias.

“Saat itu saya langsung tahu bahwa saya sangat menginginkan ini,” tegasnya.

Paes juga mengapresiasi sikap FC Dallas yang tidak menghalangi kepindahannya.

“Dari pihak Dallas juga memberikan restu. Itu sangat saya hargai dari klub tersebut.”

Kontributor: M.Faqih

Load More