- Pep Guardiola membela rotasi besar saat Manchester City kalah dari Bayer Leverkusen di Liga Champions.
- Pelatih tersebut menolak kritik berlebihan, menegaskan keputusannya didasarkan performa terbaik tim saat itu.
- City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal dan Guardiola menyatakan tim tidak boleh kalah lagi.
Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, bersikeras bahwa keputusan kontroversialnya yang melakukan rotasi besar-besaran tidak salah saat timnya kembali menelan kekalahan, kali ini dari Bayer Leverkusen di Liga Champions.
Guardiola menilai kritik soal dirinya terlalu banyak berpikir sebagai komentar yang tidak berdasar dan mengabaikan rekam jejak suksesnya.
Pada laga tengah pekan di Etihad Stadium, Guardiola membuat 10 perubahan dalam susunan pemain.
Keputusan itu dinilai blunder setelah City tumbang di kandang sendiri.
Kekalahan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun, sekaligus memunculkan kembali perdebatan tentang gaya manajemennya.
“Apakah berpikir dianggap sebagai masalah bagi manusia?” tegas Guardiola dilansir dari Daily Mail.
“Saya bisa membuat daftar panjang tentang momen ketika saya banyak berpikir dan hasilnya bekerja. Setelah itu, orang-orang menyebut saya jenius.”
Pelatih berusia 54 tahun itu menegaskan bahwa setiap keputusan yang ia ambil selalu didasarkan pada apa yang ia anggap terbaik untuk tim pada saat itu.
“Saya tahu keputusan itu bisa salah, dan saya sudah mengatakan kepada pemain bahwa kegagalan bisa terjadi. Saya tetap mendukung mereka, tapi saya hanya meminta satu hal, cobalah,” lanjutnya.
Baca Juga: Puja-puji Xabi Alonso untuk Performa Impresif Kylian Mbappe
Guardiola juga menyinggung atmosfer suporter di Etihad. Ia memahami bahwa permainan City kurang menggugah, tetapi berharap dukungan tetap mengalir.
“Sebagai fans, saya juga tidak akan bersorak jika melihat permainan seperti itu,” ucapnya blak-blakan.
“Para fans sudah bersusah payah datang mendukung kami, dan kami sangat menghargainya. Tapi jika kami melakukan apa yang harus dilakukan, saya tahu mereka akan selalu ada.”
City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal, pemuncak klasemen Premier League, menjelang laga kandang melawan Leeds United akhir pekan ini.
Kondisi makin sulit karena Rodri masih absen akibat cedera hamstring dan baru bermain satu menit sejak awal Oktober.
Guardiola sadar bahwa ruang kesalahan City semakin sempit.
“Kami tidak boleh kalah lagi. Sama sekali. Itu kenyataannya,” tegas Guardiola.
“Arsenal menang dengan cara yang sangat solid, seperti Liverpool beberapa musim lalu. Mereka tidak akan kehilangan banyak poin.”
Ia mengakui kekalahan dari Newcastle masih bisa dipahami, tetapi performa buruk melawan Leverkusen lebih menyakitkan.
“Kekalahan dari Leverkusen menyakitkan karena keputusan saya, dan karena kami tidak berjuang seperti yang seharusnya. Sesederhana itu.”
Guardiola berharap para pemain segera bangkit agar City bisa kembali bersaing dalam perburuan gelar.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Puja-puji Xabi Alonso untuk Performa Impresif Kylian Mbappe
-
Steven Gerrard Bilang Liverpool Belum Krisis Meski Kalah9Kali dari12Laga
-
Bayern Munich Dipermalukan Arsenal, Vincent Kompany Sindir Wasit
-
Arne Slot Tanggapi Santai Isu Pemecatan usai Liverpool Dibantai PSV 1-4
-
PSG Hajar Tottenham 5-3, Tapi Kartu Merah Lucas Hernandez Bikin Luis Enrique Bad Mood
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026
-
Presenter Sepakbola Richard Keys Mendadak Berhenti Siaran Saat AS Membombardir Iran
-
Prediksi Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Usai Serangan Amerika Serikat
-
Rudal Israel Hantam Iran, Nasib Tragis Eks Barcelona Terjebak di Pesawat Saat Teheran Membara