- Paris Saint-Germain memenangkan laga Liga Champions melawan Tottenham Hotspur dengan skor akhir 5-3 pada Kamis (27/11) dinihari WIB.
- Vitinha menjadi bintang pertandingan dengan mencetak tiga gol, sementara Lucas Hernandez menerima kartu merah di akhir laga.
- Pelatih PSG, Luis Enrique, sangat kecewa atas kartu merah Hernandez yang berpotensi diskors saat melawan Athletic Bilbao.
Suara.com - Paris Saint-Germain meraih kemenangan besar 5-3 atas Tottenham Hotspur pada matchday kelima Liga Champions, Kamis (27/11) dinihari WIB.
Pada laga dengan tensi tinggi itu, Vitinha tampil luar biasa dengan mencetak hat-trick. Dua gol PSG lainnya dicetak oleh Fabian Ruiz dan Willian Pacho.
Sedangkan tiga gol Tottenham dicetak Richarlison dan Randal Kolo Muani yang memborong dua gol.
Sayangnya pada laga dinihari tadi, bek PSG, Lucas Hernandez mendapat kartu merah di menit akhir pertandingan.
Kartu merah ini membuat pelatih PSG Luis Enrique tunjukkan kemarahannya.
Pada menit ke-90, Lucas Hernandez menerima kartu merah langsung setelah melakukan sikutan keras ke wajah Xavi Simons dalam duel perebutan bola.
Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah setelah melihat jelas aksi tidak sportif tersebut.
Bagi Luis Enrique, tindakan Hernandez benar-benar tidak bisa diterima.
Berbicara kepada Canal+, pelatih PSG itu menyampaikan kekecewaannya secara tegas.
Baca Juga: Pep Guardiola Akui Lakukan Blunder Fatal Saat Manchester City Digilas Leverkusen
“Ini bukan pertama kalinya,” ujar Luis Enrique dengan nada kesal.
“Ini aneh, ini tidak normal. Kami harus membicarakannya. Tindakan seperti itu berbahaya. Saya sangat mengenal Lucas Hernandez, tapi seorang pemain harus bisa mengontrol diri.”
Dengan kartu merah langsung tersebut, Lucas Hernandez dipastikan akan menjalani skors setidaknya satu pertandingan Liga Champions berikutnya.
PSG akan menghadapi Athletic Bilbao pada 10 Desember mendatang, dan absennya Hernandez menjadi kerugian tersendiri mengingat fase liga tinggal tiga laga lagi.
PSG memiliki ambisi besar untuk finis di posisi top 8, bahkan membidik top 2 klasemen fase liga Liga Champions.
Dengan jadwal padat dan persaingan ketat, kehilangan satu bek inti bukanlah situasi ideal.
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Akui Lakukan Blunder Fatal Saat Manchester City Digilas Leverkusen
-
Bayern Bertekuk Lutut, Declan Rice Dapat Pujian Setinggi Langit dari Legenda Arsenal
-
Ngerinya Arsenal Jaga Rekor Kemenangan Sempurna di Liga Champions
-
Hasil Liga Champions: Laga Dramatis, Atletico Madrid Jungkalkan Inter Milan
-
Hasil Liga Champions: Tren Buruk Liverpool Berlanjut, Dipermalukan PSV Eindhoven di Anfield
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli