- Rumor pendekatan Ajax terhadap Jordi Cruyff memicu gejolak internal dan kritik tajam mengenai tata kelola klub saat ini.
- Valentijn Driessen mengkritik kepemimpinan Ajax yang dianggap kacau karena melibatkan figur berseberangan dengan Cruyff.
- Syarat utama kedatangan Cruyff adalah penghapusan struktur direksi yang melibatkan Louis van Gaal demi stabilitas.
Suara.com - Rumor penasihat teknis Timnas Indonesia, Jordi Cruyff didekati oleh klub raksasa Eropa, Ajax memicu gejolak di internal.
Melansir dari Soccernews.nl, jika Ajax sepakat untuk hadirkan Jordi Cruyff, sejumlah sosok penting akan meninggalkan klub berjuluk de Amsterdammers tersebut.
Valentijn Driessen dari De Telegraaf melontarkan kritik keras terhadap tata kelola Ajax saat ini.
Ia menilai klub telah mempermalukan diri sendiri dalam proses negosiasi dengan Jordi Cruyff.
“Ini yang terjadi jika dua football nobody diberi kuasa di Ajax dengan dukungan komisaris Danny Blind dan penasihat Louis van Gaal,” tulis Driessen, merujuk pada kondisi kepemimpinan di tubuh klub yang dinilai kacau.
Kritik semakin tajam ketika ia menyinggung pertemuan penting di mana Marijn Beuker, yang disebut sebagai “tangan kanan Van Gaal” ikut hadir dalam pembicaraan dengan Cruyff.
Kehadiran Beuker dinilai sebagai sinyal buruk bagi hubungan antara Cruyff dan Van Gaal yang memang sudah lama tidak harmonis.
Driessen juga menyoroti langkah Menno Geelen, direktur umum Ajax, yang disebut tidak konsisten dalam mengambil komando.
Geelen menolak Alex Kroes untuk ikut dalam rapat di Barcelona, namun justru memberi tempat bagi Beuker yang disebut tidak memiliki rekam jejak mumpuni di dunia sepak bola.
Baca Juga: Timnas Indonesia Masih Cari Pelatih, Jordi Cruyff Bakal Boyong Jesus Casas?
“Geelen selalu berbicara tentang pentingnya didampingi figur besar Ajax, tetapi pada pertemuan dengan Cruyff justru membawa tangan kanan Van Gaal,” ujar Driessen.
Kondisi tersebut membuat proses perekrutan Cruyff tampak semakin rumit.
Jika tujuan Ajax adalah membangun kembali struktur yang kuat, langkah membawa figur yang justru berseberangan dengan keluarga Cruyff dinilai sebagai tindakan fatal.
Menurut Driessen, konflik berkepanjangan antara dua kubu, keluarga Cruyff dan Louis van Gaal membuat situasi semakin sensitif.
Ia menilai bahwa jika Ajax benar-benar ingin menjadikan Jordi Cruyff sebagai teknis direktur baru, maka syarat utamanya harus jelas, Van Gaal tidak boleh lagi berada dalam struktur klub.
“Jika Cruyff jadi datang, ia harus memastikan bahwa struktur direksi dengan dua figur sepak bola itu dihapus. Kehadiran Van Gaal hanya akan memperkeruh situasi,” terangnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Masih Cari Pelatih, Jordi Cruyff Bakal Boyong Jesus Casas?
-
Jay Idzes Cs Dihajar Como! Fabio Grosso Meledak, Kurang Kotor, Kurang Tajam
-
Mundurnya Kamboja dari SEA Games 2025 Tidak Hanya Untungkan Timnas Indonesia
-
Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Tumbang di Markas Como, Kurang Meyakinkan dan Rapuh
-
Timur Kapadze Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sesuai Kriteria PSSI?
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
Erik Ten Hag ke Anfield Bikin Suporter Liverpool Panik, Padahal Faktanya Begini
-
Timnas Indonesia Masih Cari Pelatih, Jordi Cruyff Bakal Boyong Jesus Casas?
-
Jay Idzes Cs Dihajar Como! Fabio Grosso Meledak, Kurang Kotor, Kurang Tajam
-
Allano Lima Ungkap Kunci Kemenangan Persija Atas PSIM, The Power of Jakmania
-
Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Tumbang di Markas Como, Kurang Meyakinkan dan Rapuh
-
Here We Go! Kobbie Mainoo Lanjutkan Gelombang Pemain Manchester United ke Napoli
-
Dikritik Habis-habisan, Pep Guardiola: Kalian Lupa, Saya Jenius!
-
Suporter PSIM Nekat Masuk SUGBK, Van Gastel Berharap Aturan Awayday Bisa Dicabut
-
Jay Idzes Berjuang Mati-matian, Tapi Como Terlalu Kuat untuk Sassuolo
-
Indra Sjafri Wajib Resah Lihat Statistik Penyerang Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025