- Mikel Arteta menilai Chelsea layak bersaing memperebutkan gelar Premier League karena kualitas skuad dan permainannya.
- Arsenal memimpin klasemen sementara dengan keunggulan enam poin atas Chelsea menjelang duel akhir pekan ini.
- Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, masih menganggap terlalu dini membicarakan peluang juara di bulan November.
Suara.com - Menjelang duel panas Chelsea vs Arsenal akhir pekan ini, Mikel Arteta menyatakan bahwa Chelsea layak berada dalam persaingan gelar Premier League musim ini.
Pernyataan itu disampaikan meski pelatih Chelsea, Enzo Maresca, sebelumnya menegaskan bahwa terlalu dini menyebut The Blues sebagai kandidat juara.
Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Chelsea.
Namun performa impresif The Blues dalam beberapa bulan terakhir membuat mereka kembali diperhitungkan.
Setelah memenangkan Piala Dunia Antarklub dan melalui bursa transfer yang produktif, Chelsea kini menunjukkan stabilitas permainan.
“Mereka pantas berada di sana. Lihat apa yang telah mereka lakukan dalam beberapa tahun terakhir. Kualitas skuat, kedalaman, hingga cara mereka bermain—semua sangat positif dan mereka layak berada di posisi ini,” kata Arteta dilansir dari Metro.uk
Arteta juga tidak segan memuji gaya bermain Chelsea di bawah Maresca. Bahkan musim lalu, ia menyebut Chelsea sebagai “tim menyerang terbaik di liga”.
Namun ketika ditanya apakah penilaian itu masih berlaku musim ini, Arteta memilih berhati-hati.
“Musim masih panjang. Tapi mereka adalah salah satu tim yang paling saya nikmati ketika menonton. Mereka sangat cair, punya banyak ancaman, serta pemain dengan kemampuan individu luar biasa,” ujarnya.
Baca Juga: Bayern Munich Dipermalukan Arsenal, Vincent Kompany Sindir Wasit
Chelsea sempat goyah di awal musim, namun lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir membawa mereka naik ke posisi kedua Premier League sekaligus peringkat ketujuh di Liga Champions.
Kemenangan 3-0 atas juara La Liga, Barcelona, tengah pekan lalu menjadi pernyataan bahwa The Blues semakin matang.
Meski begitu, Maresca tetap merendah mengenai peluang timnya bersaing untuk gelar.
“Masih terlalu dini. Ini baru November, masih ada lima atau enam bulan. Baru Februari atau Maret kita bisa bicara soal itu,” ujar Maresca.
Namun ia tak menutupi bahwa atmosfer dalam tim sedang sangat positif.
“Perasaan di tim sangat baik. Kami berkembang, kami tumbuh. Fans mendukung luar biasa, dan itu membuat kami semakin percaya diri,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh