- Arrigo Sacchi memprediksi laga Roma kontra Napoli Serie A pekan ke-13 berlangsung intens bak pertandingan Premier League.
- Sacchi memuji filosofi kepelatihan Antonio Conte dan Gian Piero Gasperini yang menekankan intensitas serta detail taktis.
- Meskipun skuad berbeda, Sacchi menilai Roma mampu bersaing Scudetto berkat penanaman nilai teknis dan moral oleh Gasperini.
Suara.com - Mantan pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi, memberikan pandangan tajam jelang big match AS Roma vs Napoli pada pekan ke-13 Serie A.
Dalam kolomnya untuk Gazzetta dello Sport, Sacchi menyebut laga di Stadio Olimpico itu bakal menyerupai pertandingan dengan ritme ala Premier League.
Roma yang kini memuncaki klasemen akan menjamu Napoli yang hanya tertinggal dua poin.
Menurut Sacchi, duel dua tim dengan intensitas tinggi ini lebih berpotensi menjadi pertarungan daripada sekadar laga penuh atraksi.
“Lebih dari pertunjukan, saya memprediksi sebuah pertempuran teknis, taktis, dan fisik,” tulis Sacchi.
“Tempo tinggi, marking ketat di seluruh lapangan, eksekusi cepat, dan kedua tim saling ingin mendominasi. Singkatnya, pertandingan ala Premier League.”
Sacchi, yang mengenal baik kedua pelatih, menilai Antonio Conte dan Gian Piero Gasperini memiliki filosofi sepak bola yang selaras dengannya.
“Saya kenal kedua pelatih itu. Mereka melihat sepak bola dengan intensitas, dinamika tinggi, dan perhatian pada detail,” ujarnya.
“Conte dan Gasperini adalah pelatih sejati. Mereka mengajar, menjelaskan, memperbaiki, memuji saat perlu, dan memarahi ketika harus. Saat melihat tim mereka bermain, saya sering melihat diri saya sendiri.”
Baca Juga: 4 Kemenangan Beruntun Midtjylland Kandas di Tangan AS Roma
Napoli datang ke Roma dengan modal kemenangan atas Atalanta di Serie A dan Qarabag di Liga Champions.
Identitas permainan Napoli disebut Sacchi kembali menguat meski sempat terganggu badai cedera.
Meski tidak diprediksi sebagai favorit juara pada awal musim, Roma justru mampu merangsek ke puncak klasemen di bawah Gasperini.
“Gasperini tidak memiliki skuad terkuat, tetapi dalam beberapa bulan ia sudah berhasil menanamkan nilai teknis dan moral yang membuat tim mampu bertarung untuk Scudetto,” kata Sacchi.
“Lihat bagaimana mereka menekan, bagaimana mereka saling membantu. Meski kedalaman skuad tidak terlalu mewah, semua pemain patuh menjalankan idenya. Itu pencapaian luar biasa dan Gasperini harus bangga.”
Di sisi lain, Sacchi menilai Napoli secara teknis lebih unggul karena memiliki komposisi skuad yang lebih dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Klub Arab Saudi Goda Lionel Messi dengan Kontrak Tak Masuk Akal, Minta Apa Saja Dikasih
-
Bicara Persaingan Juara Musim 2025/2026, Bojan Hodak Sebut Persija dan Malut United
-
Real Madrid Kalah Memalukan, Vinicius Junior Jadi Korban Serangan Rasial
-
Jarak Pandang Nyaris Nol, Laga Bayern Munich vs Koln Sempat Dihentikan Gegara Asap
-
Media Vietnam Soroti Reaksi John Herdman yang Kaget Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF
-
Scaloni Buka Suara soal Messi dan Daftar Pemain Argentina untuk Piala Dunia 2026
-
UEFA Umumkan Pendapatan Klub Serie A Italia: Inter Raih Rp2,3 T, Juventus dan AC Milan Menyusul
-
Gandeng Rizky Ridho hingga Nova Arianto, ASICS Luncurkan Sepatu Bola di Awal 2026
-
Sosok Lisa Carrick, Istri Michael Carrick Pernah Head to Head dengan Roy Keane
-
Sudah Pegang Tiket Piala Dunia 2026, Tapi Ditolak Masuk AS, FIFA Lepas Tangan