- Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 terancam karena konflik militer AS dan Israel, menurut Presiden FFIRI.
- Presiden FFIRI, Mehdi Taj, menyatakan pesimisme mengenai kemungkinan Iran berlaga di Amerika Serikat sebagai tuan rumah.
- FIFA sedang memantau situasi secara saksama dan menjamin keamanan penuh bagi semua tim kontestan Piala Dunia 2026.
Suara.com - Kurang dari empat bulan jelang kickoff, partisipasi Timnas Iran di panggung Piala Dunia 2026 kini diselimuti ketidakpastian.
Eskalasi konflik militer yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel membuat Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) secara terbuka menyuarakan keraguannya untuk bisa berlaga di turnamen yang salah satu tuan rumahnya adalah Amerika Serikat.
Presiden FFIRI, Mehdi Taj mengungkapkan bahwa harapan untuk bisa berlaga di turnamen yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko itu kini terasa sulit.
Dalam sebuah pernyataan kepada media lokal, ia menyiratkan pesimisme yang mendalam di tengah situasi perang yang memanas.
"Yang pasti adalah setelah serangan ini, kita tidak bisa berharap untuk menantikan Piala Dunia dengan penuh harapan," kata Mehdi Taj kepada portal olahraga Varzesh3 saat Iran saling melancarkan serangan ke Israel.
Situasi genting ini tentu tak luput dari perhatian FIFA. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom mengakui bahwa pihaknya tengah memantau situasi dengan saksama, namun menegaskan masih terlalu dini untuk memberikan komentar detail.
"Saya membaca berita dengan cara yang sama seperti Anda pagi ini. Kami mengadakan pertemuan hari ini dan akan terlalu dini untuk mengomentari hal itu secara detail," kata Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom dikutip dari Independent.
"Tetapi tentu saja kami akan memantau perkembangan seputar semua masalah di seluruh dunia," ucap Grafstrom menambahkan.
Meski begitu, FIFA memberikan jaminan penuh terkait keamanan seluruh kontestan.
Baca Juga: FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026
Grafstrom menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah menyelenggarakan turnamen yang aman dan dapat diikuti oleh semua tim yang telah lolos, termasuk Iran yang berada di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.
"Kami telah melakukan pengundian babak final di Washington di mana semua tim berpartisisi dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi," jelas Grafstrom.
"Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah (tuan rumah) seperti yang selalu kami lakukan dalam situasi apa pun. Semua orang akan aman," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Eks Bek Inter Milan Ceritakan Momen Horor Terjebak di Dubai: Kami Ngumpet di Basement
-
AFC Cegah Pelatih Iran Bahas Wafatnya Ali Khamenei di Piala AFC Putri 2026
-
Detik-detik Menegangkan Bek Korsel Dievakuasi dari Iran Usai Serangan AS-Israel Serangan AS-Israel
-
Justin Hubner Impresif, Persaingan Bek Tengah Timnas Indonesia Makin Membara
-
Dibuang Ruben Amorim, Andre Onana Kini Berhasrat Kembali dan Rebut Posisi Kiper Utama MU
-
Respons Michael Carrick Usai Bawa Man United Comeback dan Tembus Tiga Besar Liga Inggris
-
Emil Audero Kebobolan Dua Gol di Menit Akhir, Cremonese Tumbang dari AC Milan
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
-
Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
-
Pengakuan Maarten Paes: Gabung Timnas Indonesia Jadi Kunci Perkembangan Karier