- Pelatih MU, Ruben Amorim, menyatakan kondisi Bruno Fernandes baik pasca tekel keras saat menang 2-1 melawan Crystal Palace.
- Bruno Fernandes menyumbang dua *assist* penting, memimpin daftar pembuat *assist* Premier League dengan total lima umpan gol.
- Manchester United menyamai Arsenal dalam perolehan gol *set-piece* terbanyak musim ini, yaitu sepuluh gol dalam dua belas laga.
Suara.com - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memastikan kondisi Bruno Fernandes tidak mengkhawatirkan setelah kapten Setan Merah mendapat tekel keras di menit-menit akhir kemenangan 2-1 atas Crystal Palace.
Fernandes sempat terlihat berbicara cukup lama dengan staf pelatih setelah menerima benturan, memunculkan kekhawatiran bahwa sang gelandang mengalami cedera serius. Namun Amorim segera menepis kecemasan tersebut.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, Amorim memastikan bahwa Fernandes bisa kembali bermain tanpa masalah.
“Itu hanya sebuah benturan,” jelas Amorim kepada TNT Sports.
“Dia bilang semuanya baik-baik saja. Kami sampai ingin menggantinya, tapi dia meyakinkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”
Fernandes tampil luar biasa dengan mencatat dua assist untuk gol Joshua Zirkzee dan Mason Mount, yang mengubah jalannya pertandingan setelah United tertinggal lebih dulu melalui penalti Jean-Philippe Mateta.
Berkat dua assist itu, Fernandes kini memimpin daftar pembuat assist Premier League dengan lima umpan gol.
Manchester United kembali menunjukkan inkonsistensi setelah tampil buruk di babak pertama dan tertinggal 0-1. Namun intensitas United meningkat drastis setelah jeda.
“Kami bermain lebih intens, lebih baik, dan lawan mulai kelelahan. Detail-detail kecil membuat perbedaan,” ujar Amorim.
Baca Juga: Manchester United Comeback Tekuk Palace, 2 Pemain Buangan Selamatkan Muka Amorim
Gol Zirkzee di menit ke-54 terasa sangat spesial. Penyerang Belanda itu akhirnya mengakhiri paceklik gol Premier League selama hampir setahun—gol terakhirnya terjadi pada Desember 2024 saat menghadapi Everton.
“Untuk striker, gol sangat penting. Dia memang tidak banyak bermain, tapi responnya hari ini luar biasa,” tambah Amorim.
Dengan kemenangan ini, MU kini menyamai Arsenal sebagai tim dengan gol set-piece terbanyak musim ini (10 gol dari 12 laga).
“Di Premier League, set-piece sangat penting. Jika tidak dikerjakan dengan baik, Anda sudah kalah sebelum pertandingan dimulai,” tegas Amorim.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tahan Imbang Persib Bandung, Bojan Hodak Puji Semangat Juang Persebaya Surabaya
-
Defisit 4 Gol, Barcelona Dihadapkan Misi Sulit Kontra Atletico Madrid
-
Juventus Perpanjang Kontrak Gelandang Amerika Serikat hingga 2030
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
-
Hasil Undian Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Masuk Grup B, Bareng Australia hingga Malaysia
-
Harga Tiket FIFA Series 2026: Penjualan Sudah Dibuka, Mulai Rp150 Ribu
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV