- Kapten Bayern Muenchen, Manuel Neuer, menegaskan fokusnya saat ini adalah klub, bukan Piala Dunia 2026.
- Kiper 39 tahun itu memilih tidak mengikuti Toni Kroos, memprioritaskan ambisi Bayern musim 2025/2026.
- Neuer sebelumnya pensiun dari timnas Jerman usai tersingkir di perempat final Euro 2024.
Suara.com - Penjaga gawang sekaligus kapten Bayern Muenchen, Manuel Neuer, menegaskan bahwa dirinya belum berencana untuk kembali memperkuat tim nasional Jerman pada Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataannya, Neuer menuturkan bahwa fokus utamanya saat ini tetap tertuju pada klub yang telah dibelanya sejak 2011 tersebut.
"Sejauh ini, keputusan saya belum berubah. Bagi saya, yang terpenting adalah berkonsentrasi ke klub daripada memikirkan Piala Dunia," ujar Neuer, dikutip dari laman resmi Bundesliga.
Kiper berusia 39 tahun itu memilih untuk tidak mengikuti langkah gelandang Toni Kroos yang sempat kembali dari masa pensiun demi membela Jerman di Euro 2024. Menurut Neuer, komitmennya tertuju pada ambisi Bayern Muenchen yang masih memiliki peluang memenangkan seluruh kompetisi musim 2025/2026.
Saat ini, Bayern memimpin klasemen sementara Liga Jerman, berada di jalur aman menuju delapan besar Liga Champions UEFA, serta sudah mengamankan satu tempat di Piala Jerman.
"Saya memiliki tugas penting yang harus dijalankan dan saya menantikan sisa musim bersama Bayern karena semuanya berada dalam kendali kami. Banyak yang bisa kami capai," kata Neuer.
Neuer sebelumnya telah menyampaikan keputusan pensiun dari tim nasional pada 2024 setelah Jerman tersingkir di perempat final usai kalah dari Spanyol.
Sepanjang kariernya, ia telah tampil dalam empat edisi Piala Dunia—2010, 2014, 2018, dan 2022—dengan total 19 pertandingan. Prestasi terbaiknya hadir pada Piala Dunia 2014 di Brasil ketika ia turut membawa Jerman meraih gelar juara.
Meski demikian, dua edisi terakhir Piala Dunia pada 2018 dan 2022 berakhir pahit karena Jerman gagal melaju dari fase grup dan harus angkat koper lebih cepat.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Siap Diundi: Fakta, Statistik, dan Kekuatan 42 Negara Peserta
(Antara)
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Siap Diundi: Fakta, Statistik, dan Kekuatan 42 Negara Peserta
-
Gabriel Batistuta Yakin Argentina Bisa Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia
-
Bukan Inggris atau Argentina, Ini Juara Piala Dunia 2026 Prediksi Arsene Wenger
-
Inggris Masuk Grup Neraka Piala Dunia 2026? Berpotensi Hadapi Erling Haaland Cs
-
Alasan Italia Pilih Stadion Kecil untuk Hadapi Irlandia Utara di Play Off Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Ikuti Jejak Sang Ayah! Anak Robin van Persie Cetak Dua Gol Sensasional dalam Debut Profesional
-
Liverpool Siapkan Tawaran Fantastis untuk Pemain Real Madrid Bergaji Rp5 M Per Pekan
-
Dihujat Suporter Real Madrid, Alvaro Arbeloa Pasang Badan untuk Vinicius Junior
-
Cristian Chivu Bongkar Strategi Inter untuk Jinakkan Tim Kuat seperti Arsenal
-
AS Perketat Imigrasi, Suporter Tak Bisa Datang ke Piala Dunia 2026? Ini Fakta Sebenarnya
-
Putaran Kedua Dimulai! Jadwal Lengkap Pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026
-
Prediksi Skor Real Madrid vs AS Monaco: Era Baru Arbeloa di Liga Chamipons Dimulai
-
Cristiano Ronaldo Menang Gugatan atas Juvenuts, Bianconeri Gagal Tarik Dana Rp172 Miliar
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Manchester City: Misi Bangkit The Citizens di Liga Champions
-
Penalti Panenka yang Gagal, Pelatih Maroko: Mental Brahim Diaz Sudah Keganggu