- Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, menilai Grup E Piala Dunia 2026 bersama Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador sangat menantang.
- Nagelsmann menekankan bahwa setiap lawan grup memiliki potensi besar, seperti Ekuador dengan pemain topnya.
- Pertandingan Grup E akan diselenggarakan di Kansas dan Houston, lokasi pemusatan latihan tim masih dalam proses penentuan.
Suara.com - Pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, melihat perjalanan timnya di Piala Dunia 2026 tidak akan berjalan ringan.
Mereka berada di Grup E bersama Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador, yang menurutnya menghadirkan tantangan berlapis.
"Ini bukan grup yang benar-benar mudah, tetapi kami mempunyai kapasitas untuk melewatinya. Bagus bagi kami untuk mendapatkan tantangan. Anda tidak ingin tiga lawan yang mudah. Kami mau didorong dan menguji diri sendiri," ujar Nagelsmann dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Nagelsmann menilai ketiga lawan di grup memiliki kemampuan untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur. Ia menegaskan bahwa setiap tim punya karakter dan ancaman masing-masing.
"Curaçao akan menarik untuk dilihat. Salah kalau kami meremehkan mereka. Pantai Gading adalah tim yang bisa anda kalahkan, tetapi tidak boleh dianggap remeh. Ekuador adalah lawan yang sulit. Mereka memiliki tiga atau empat pemain top di sana," kata pria berusia 38 tahun itu.
Seluruh pertandingan Grup E nantinya berlangsung di Kansas dan Houston. Meski lokasi pertandingan sudah ditentukan, tim pelatih belum menetapkan tempat pemusatan latihan selama turnamen. Nagelsmann menjelaskan bahwa proses pemilihan masih berlangsung.
"Kami belum mengungkapkan apa pun. Manajemen tim kami telah bekerja sangat keras dan melihat banyak opsi. I saya sendiri sudah melakukan perjalanan dan mengunjungi beberapa base camp. Kami akan memiliki kondisi yang sangat baik dan kami yakin akan dapat mengumumkan sesuatu yang sangat bagus segera," tutur Nagelsmann.
Secara reputasi, Jerman yang telah mengoleksi empat gelar Piala Dunia kerap diprediksi melaju mulus dari fase grup. Namun, dua edisi terakhir pada 2018 dan 2022 justru menjadi pengingat pahit setelah mereka tersingkir di babak awal.
(Antara)
Baca Juga: Thomas Tuchel Targetkan Inggris Juara Grup L Piala Dunia 2026
Berita Terkait
-
Thomas Tuchel Targetkan Inggris Juara Grup L Piala Dunia 2026
-
Bantai VfB Stuttgart 5-0, Bayern Munich Kini Unggul 8 Poin dari Peringkat Kedua Klasemen
-
Tak Ada Grup Neraka Hasil Drawing Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya
-
Masuk Grup Neraka Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Bilang Inggris vs Kroasia Bakal Sengit
-
2 Kata Ajaib Penerus Patrick Kluivert Usai Hasil Drawing Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris