- Jose Mourinho menegaskan tidak ingin kembali melatih Real Madrid meski tekanan pada Xabi Alonso meningkat.
- Mourinho pernah melatih Real Madrid periode 2010-2013, memenangkan LaLiga, Copa del Rey, dan Supercopa de España.
- Saat ini fokus Mourinho adalah Benfica, menjelang laga krusial Liga Champions melawan Napoli asuhan Antonio Conte.
Suara.com - Jose Mourinho menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keinginan untuk kembali menangani Real Madrid, meskipun tekanan terhadap pelatih Los Blancos saat ini, Xabi Alonso, semakin meningkat.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan Liga Champions menghadapi Napoli, pelatih asal Portugal yang kini membesut Benfica itu mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan kembali ke Santiago Bernabeu apabila klub menghubunginya. Mourinho langsung memberikan jawaban tegas.
"Itu bab yang sudah tertutup; justru Anda yang membukanya lagi," ujar sosok yang dikenal dengan julukan The Special One, sebagaimana dikutip dari beIN Sport pada Rabu.
Mourinho pernah menjadi pelatih Real Madrid selama tiga musim, dari 2010 hingga 2013, dan menorehkan sejumlah prestasi penting. Di era kepemimpinannya, Real Madrid meraih trofi LaLiga 2011/12, Copa del Rey 2011, serta Supercopa de España 2012.
Ia juga memainkan peran besar dalam kedatangan beberapa pemain bintang, seperti Luka Modric, Mesut Ozil, dan Angel Di Maria, serta memboyong Ricardo Carvalho dan Michael Essien dari Chelsea.
Saat ini konsentrasi Mourinho sepenuhnya tertuju pada Benfica. Klub tersebut baru mengumpulkan tiga poin dari lima laga fase liga Liga Champions dan menempati peringkat 30 dari total 36 peserta.
Kemenangan 2-0 atas Ajax pekan lalu menjadi kemenangan pertama Mourinho di Liga Champions bersama Benfica sekaligus kemenangan beruntun pertamanya di kompetisi ini sejak November 2018 saat melatih Manchester United.
Pada Kamis (11/12), Benfica akan berhadapan dengan Napoli asuhan Antonio Conte di Estadio da Luz. Kedua pelatih sudah delapan kali bertemu, dengan statistik menunjukkan Conte unggul: empat kemenangan, dua kemenangan untuk Mourinho, dan satu hasil imbang.
Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada final Piala FA 2018, ketika Chelsea menang 1-0 atas Manchester United. Meski begitu, Mourinho menegaskan bahwa setiap pertandingan baginya selalu memiliki bobot penting.
Baca Juga: Xabi Alonso Diambang Pemecatan, Aurelien Tchouameni Pasang Badan
"Saya memperlakukan setiap pertandingan seperti final, entah itu bagus atau buruk," kata Mourinho.
Ia kemudian menegaskan prinsip yang selalu ia pegang sepanjang kariernya.
"Dalam 25 tahun karier, saya tidak pernah mengubah cara itu, dan saya tidak akan mengubahnya sekarang. Napoli adalah tim yang sangat kuat, kini bahkan lebih kuat lagi karena mereka bermain sesuai gaya pelatihnya," tuturnya menutup.
(Antara)
Berita Terkait
-
Xabi Alonso Diambang Pemecatan, Aurelien Tchouameni Pasang Badan
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Manchester City: Adu Taktik Xabi Alonso Kontra Guardiola
-
Real Madrid Kalah dari Manchester City? Xabi Alonso Bakal Diganti Jurgen Klopp
-
Xabi Alonso Murka Usai Real Madrid Dihajar Celta Vigo, Wasit Jadi Kambing Hitam
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kalah dari Celta Vigo, Real Madrid Terancam Sanksi Berat
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Raul Jimenez Cs Tekuk Afsel 2-0, Pelatih Meksiko Ngamuk: Harusnya Menang 4-0!
-
Benarkah Shakira yang Tampil di Pembukaan Piala Dunia 2026? Ada Keanehan di Goyangan Pinggul
-
Kata-kata Wataru Endo Umumkan Pensiun dari Timnas Jepang, Apa Alasannya?
-
Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan
-
Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS