- Festival Sepak Bola Rakyat digelar oleh Coca-Cola dan GGN di empat kota untuk menjaring talenta muda U-15 hingga U-18.
- Acara ini diadakan menjelang tur trofi Piala Dunia 2026 sebagai kesempatan masyarakat melihat langsung trofi bergengsi tersebut.
- Festival ini menawarkan sesi pembinaan, pertandingan, dan podcast edukatif untuk menanamkan nilai sportivitas dan kerja sama tim.
Suara.com - Menjelang hadirnya tur trofi Piala Dunia 2026 pada 22 Januari 2026, Coca-Cola Indonesia bersama Garuda Gemah Nusantara (GGN) meluncurkan Festival Sepak Bola Rakyat.
Program ini digelar di empat kota yaitu Labuan Bajo, Jakarta, Palu, dan Makassar. Ajang ini untuk menjaring talenta muda U-15 hingga U-18 sekaligus memberikan kesempatan langka bagi masyarakat melihat langsung trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
“Festival Sepak Bola Rakyat adalah wujud nyata dari visi kami untuk menjadi katalis perubahan dalam membangun sepak bola yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan di tengah komunitas Indonesia," kata Direktur GGN Rizky Aidi dalam keterangannya.
"Tanpa melihat usia atau tim, setiap orang di festival ini punya ruang untuk bersinar. Saat kita bergerak bersama dan merayakan energi positif, tercipta kebersamaan yang menumbuhkan kesehatan, kekompakan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik."
"Festival ini juga mengingatkan bahwa kekuatan terbesar tidak hanya ada pada kaki yang berlari, tetapi pada komunitas yang saling menguatkan. Karena itu, ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah panggung bagi anak-anak dari Labuan Bajo hingga Palu untuk bermimpi lebih tinggi. Di sinilah esensi sepak bola kembali ke akarnya, menjadi kegembiraan rakyat yang membuka ruang bagi semangat dan solidaritas tumbuh bersama," jelasnya.
Acara ini menghadirkan sesi coaching, pertandingan ekshibisi, hingga podcast bertajuk “Nobar (Ngobrol Bola Ramean) bersama Coca-Cola” yang mengangkat suasana khas obrolan bola ala warung pinggir lapangan.
Podcast ini dipandu oleh Nova Arianto, Evan Dimas, dan Victor Dethan, lengkap dengan segmen tanya jawab dari penggemar melalui @cocacola_id.
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, turut memberi dukungan ajang ini. Menurutnya, event ini sangat menginspirasi.
“Inisiatif ini dirancang bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis para peserta, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim," ujar Tisha.
Baca Juga: Fokus Timnas Indonesia U-22, Ratu Tisha Tak Pedulikan Potensi 'Main Mata' antara Vietnam vs Malaysia
"Ajang ini menawarkan pengalaman sepak bola yang edukatif, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta berusia 15 hingga 18 tahun, di mana setiap cerita tentang sepak bola terasa lebih hidup, dekat, dan berkesan," jelasnya.
Dari pihak Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, Senior Director Public Affairs, Communications, and Sustainability, menegaskan kebanggaan mereka.
“Coca-Cola Indonesia bangga dapat berkolaborasi dengan GGN. Kami sangat antusias memberikan kesempatan langka bagi masyarakat Indonesia untuk melihat langsung trofi paling bergengsi di dunia."
"Merupakan sebuah kehormatan bahwa Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di Asia Tenggara, bersama Malaysia dan Thailand, yang terpilih menjadi tuan rumah pengalaman istimewa ini," ucap Triyono.
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto juga memberikan apresiasi. Ia tak sabar menanti hadirnya trofi Piala Dunia di Tanah Air.
“Pembinaan sejak tahap awal sangat penting bagi kemajuan sepak bola nasional kita, dan inisiatif seperti ini menghadirkan harapan baru untuk masa depan," ujar Nova.
Berita Terkait
-
John Heitinga Punya Pengalaman Mumpuni di Piala Dunia, Sayang Tolak Timnas Indonesia
-
Sebelum Tolak Timnas Indonesia, John Heitinga Sudah Lakukan Ini ke Ordal PSSI
-
Alasan John Heitinga Tolak Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Alasan John Heitinga Tolak Pinangan Timnas Indonesia, Takut Alami Nasib seperti Kluivert?
-
Breaking News! John Heitinga Tolak Tawaran Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan