- Miliano Jonathans bermain singkat di menit akhir laga FC Utrecht vs Nottingham Forest pada Liga Europa, Jumat (12/12) dini hari WIB.
- Nottingham Forest berhasil mengalahkan FC Utrecht dengan skor 2-1, menjaga peluang lolos otomatis ke babak 16 besar.
- Pelatih Forest, Sean Dyche, menghadapi tantangan inkonsistensi pemain pelapis dengan jadwal pertandingan padat yang dihadapi timnya.
Suara.com - Winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans dimainkan saat FC Utrecht melawan Nottingham Forest dalam lanjutan Liga Europa, Jumat (12/12) dinihari WIB.
Sayangnya pelatih FC Utrecht, Ron Jans memainkan Miliano Jonathans di masa injury time babak kedua, yang praktis masuknya pemain Timnas Indonesia tak bisa berikan kontribusi lebih.
Miliano masuk di menit ke-90+2 menggantikan Miguel Rodriguez. Hanya bermain sekitar 60 detik, Miliano tercatat hanya satu kali melepaskan umpan tepat sasaran.
Halaman Fotmob bahkan tidak memberikan penilain kepada Miliano di laga tersebut.
Meski bermain dalam hitungan detik melawan Nottingham, laga dinihari tadi membuat Miliano telah bermain sebanyak 2 pertandingan di Liga Europa musim ini.
Sebelumnya, Miliano bermain selama 27 menit saat FC Utrecht kalah 0-1 dari SK Brann pada 2 November 2025.
Hasil FC Utrecht vs Nottingham Forest
Nottingham Forest menjaga asa lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Europa setelah menang dramatis 2-1 atas Utrecht.
Gol kemenangan Forest dicetak Igor Jesus pada menit-menit akhir setelah Mike van der Hoorn menyamakan kedudukan usai gol pembuka Arnaud Kalimuendo.
Baca Juga: Bandel! Fortuna Sittard Ogah Bela Justin Hubner Dihadapan KNVB
Sejak menggantikan Ange Postecoglou pada 21 Oktober, Dyche telah memimpin Forest dalam tujuh laga liga dengan catatan tiga kemenangan, tiga kekalahan, dan satu imbang.
Meski begitu, kemenangan pertama Forest di laga tandang Eropa sejak 1995 itu tidak sepenuhnya menghadirkan optimisme.
Pelatih Sean Dyche justru makin pusing karena para pemain pelapis yang ia turunkan kembali gagal tampil meyakinkan.
Sebagai pelatih ketiga Forest musim ini, Dyche jelas mewarisi skuad yang tidak dirancang untuk gaya bermainnya.
Dengan jadwal yang padat, performa inkonsisten para pelapis, dan minimnya opsi rotasi, Dyche butuh kecerdikan ekstra untuk menjaga Forest tetap kompetitif baik di liga maupun di Eropa.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Rapor Merah Pemain Indonesia di Liga Europa: Verdonk Cedera, Dean James dan Miliano Kompak Kalah
-
Respons Kevin Diks usai Timnas Indonesia 'Berantakan' Ditinggal Shin Tae-yong
-
Nasib Naturalisasinya Menggantung, Pemain Keturunan Indonesia Malah Diincar Ajax Amsterdam
-
Siapa Dani van den Heuvel? Kiper Keturunan Indonesia yang Dipermalukan Arsenal di Liga Champions
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Nasib Gelar Juara Persib Bandung di BRI Super League, Begini Kata Marc Klok
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia
-
Gelar Manchester City Bukan Jaminan Juara, Pep Guardiola Tuntut Fokus Penuh Lawan Bournemouth
-
Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone
-
Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026
-
Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan