- Kekacauan melanda Timnas Kamerun menjelang Piala Afrika akibat konflik antara Presiden Federasi Samuel Eto'o dan pelatih kepala Marc Brys.
- Federasi Kamerun mengumumkan pelatih David Pagou dan skuad tanpa pemain kunci, namun Brys menolak pemecatan tersebut secara resmi.
- Pelatih Brys mengklaim statusnya tetap sah karena kontraknya berada di bawah Kementerian Olahraga Kamerun hingga September 2026.
Suara.com - Timnas Kamerun tengah dilanda kekacauan besar hanya beberapa hari sebelum Piala Afrika dimulai.
Konflik panas antara Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun Samuel Eto’o, dengan pelatih kepala Marc Brys memuncak hingga berujung pada situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, muncul dua skuad berbeda untuk satu turnamen.
Situasi semakin rumit karena Brys, pelatih asal Belgia, menolak keras pemecatan yang diumumkan federasi.
Ia masih merasa sebagai pelatih sah karena kontraknya berada di bawah Kementerian Olahraga Kamerun dan baru berakhir September 2026.
Kekacauan dimulai pada 1 Desember ketika federasi Kamerun mengumumkan skuad resmi Piala Afrika dengan menunjuk David Pagou sebagai pelatih kepala.
Pagou bahkan sudah tampil dalam konferensi pers resmi, lengkap dengan staf pelatih baru yang ditunjuk langsung oleh Eto’o.
Skuad tersebut menimbulkan kegemparan karena sejumlah nama besar dicoret, termasuk kiper Manchester United Andre Onana, eks penyerang Bayern Munich Eric Choupo-Moting, dan bomber senior Vincent Aboubakar.
Keputusan ini memicu spekulasi liar, terutama setelah muncul klaim yang menyebut Eto’o sengaja menyingkirkan Aboubakar agar rekornya sebagai top skor sepanjang masa Kamerun tidak terlampaui.
Konflik personal antara Eto’o dan Brys bukan hal baru. Keduanya disebut sudah lama berselisih sejak menit pertama bekerja sama.
Baca Juga: Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, Arne Slot Pastikan Tanggal Kepergian
Dalam wawancara dengan media Belgia VTM NIEUWS, Brys melontarkan tudingan keras. Ia menyebut Eto’o narsistik dan menuduh mantan bintang Barcelona itu sengaja mencampuri urusan teknis tim nasional.
“Sejak awal dia menghina saya. Dia selalu mengincar momen untuk menyingkirkan saya,” ujar Brys.
Ia juga mengkritik keputusan mencoret pemain-pemain kunci, “Bagaimana mungkin pergi ke AFCON tanpa kiper kelas dunia? Tanpa Aboubakar? Ini tidak masuk akal.”
“Selama tidak ada surat resmi dari Presiden Republik, Pagou bukan pelatih. Saya masih pelatih Kamerun, itu aturan yang sudah berlaku 30 tahun.”
Pada 2024, Eto’o juga menerima larangan enam bulan menghadiri pertandingan tim nasional dari FIFA setelah melanggar kode disiplin dalam sebuah laga Piala Dunia U-20 Putri.
FIFA tidak memberikan detail pelanggaran tersebut, tetapi insiden itu memperburuk reputasi Eto’o sebagai figur kontroversial.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, Arne Slot Pastikan Tanggal Kepergian
-
Liverpool Resmi Ditinggal Mohamed Salah pada Desember 2025
-
Pemilik Rekor Penampilan Terbanyak dari Afrika, Kamerun Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal, 2 Pemain Asing Asal Ghana dan Kamerun Dideportasi dari Indonesia
-
Bryan Mbeumo Rayu Rekan Setimnya di Kamerun untuk Gabung Manchester United
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
-
Hasil Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026, Ronaldo Sulit Cetak Gol di Babak 1
-
Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz
-
David Alaba: Timnas Spanyol Terlalu Kuat!
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara