- Gabriel Jesus kembali bermain setelah cedera panjang, membawa energi berbeda untuk Arsenal saat melawan Club Brugge.
- Kembalinya Jesus meningkatkan kompetisi lini depan tim, mengancam posisi Viktor Gyokeres yang performanya dinilai kurang meyakinkan.
- Pelatih Mikel Arteta menyatakan persaingan antar penyerang akan ditentukan oleh performa di lapangan dan energi saat latihan.
Suara.com - Persaingan di lini depan Arsenal memanas usai kembalinya Gabriel Jesus setelah sembuh dari cedera. Comeback-nya Jesus pun membuat posisi Viktor Gyokeres terancam.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengungkapkan optimismenya usai Gabriel Jesus resmi kembali merumput setelah nyaris satu tahun absen karena cedera lutut parah.
Jesus sendiri telah bermain saat Arsenal meraih kemenangan 3-0 atas Club Brugge di Liga Champions.
Masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, Jesus tampil penuh energi dan bahkan hampir mencetak gol saat tembakannya membentur mistar. Bagi Arteta, kehadiran Jesus membawa dimensi berbeda untuk Arsenal.
“Dia memberikan sesuatu yang lain untuk tim ini. Energi, koneksi dengan rekan-rekannya, dan kualitas yang sangat spesial,” kata Arteta dilansir dari Sky Sports.
“Melihat dia kembali dengan senyum, semangat, dan performa seperti itu setelah perjalanan panjang 11 bulan sangat luar biasa.”
Sementara itu, situasi berbeda dialami Viktor Gyokeres. Striker yang direkrut lebih dari £60 juta pada musim panas lalu itu kembali tampil kurang meyakinkan.
Meski baru pulih dari cedera otot, Gyokeres masih terlihat kesulitan menemukan ritme terbaiknya.
Sejauh ini, Gyokeres baru mencetak enam gol dari 22 pertandingan di semua kompetisi.
Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Wolverhampton Wanderers: Ujian Konsistensi The Gunners
Empat gol Premier Leaguenya pun datang dari tim papan bawah seperti Leeds, Nottingham Forest, dan Burnley.
Kritik terus berdatangan, terutama karena striker asal Swedia itu belum mampu menjadi finisher kelas atas yang dibutuhkan Arsenal untuk bersaing memperebutkan gelar.
Di sisi lain, Arteta menegaskan bahwa kembalinya Jesus bukan hanya kabar baik untuk tim, tetapi juga sekaligus pesan keras bagi Gyokeres.
Kompetisi di lini depan akan semakin ketat, ditambah dengan segera pulihnya Kai Havertz dan opsi tambahan lewat Mikel Merino yang kerap dimainkan sebagai penyerang alternatif.
“Ya, kami punya tipe penyerang yang berbeda,” ujar Arteta. “Gabby dan Viktor punya karakter unik masing-masing. Tapi semua tergantung dari performa di lapangan dan energi mereka dalam latihan.”
Sementara itu, Gabriel Jesus mengungkapkan rasa syukur mendalam bisa kembali bermain.
“Jika bukan karena Tuhan, saya yakin saya tidak akan berada di sini,” kata Jesus.
“Selama 11 bulan, saya banyak meragukan diri sendiri. Tapi bisa kembali ke lapangan tanpa rasa takut, itu membuat saya sangat bahagia.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Mikel Arteta Ngamuk Usai Arsenal Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri
-
Arsenal Menang Beruntung, Kemampuan Viktor Gyokeres Makin Diragukan, Bakal Dibuang?
-
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal Raih Tiga Poin Dramatis
-
Mikel Arteta ke Real Madrid atau Barcelona? Pengamat Nilai Pelatih Arsenal Punya Opsi Hengkang
-
Arsenal Punya Faktor X Jelang Lawan Wolves, Noni Madueke Siap Jadi Pembeda
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Luis de la Fuente Kecewa Spanyol Gagal Menang atas Tanjung Verde
-
Rodri Soroti Finishing Spanyol Usai Ditahan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
-
Jadi Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Vietnam Tambah 3 Pemain Naturalisasi
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde