-
STY bela Asnawi, bantah total klaim kekacauan internal PSSI.
-
Asnawi adalah kapten sah didukung penuh pemain senior.
-
STY tegaskan tidak ada masalah di Timnas Indonesia.
Jay Idzes, pemain yang disebut-sebut dalam isu ini, bahkan secara eksplisit mendukung kepemimpinan Asnawi Mangkualam.
STY menjelaskan bahwa pengangkatan Asnawi sebagai kapten merupakan hasil kesepakatan murni dari internal pemain.
"Jay mengatakan bahwa Asnawi harus menjadi kapten, jadi Asnawi mengambil peran sebagai kapten," jelas STY.
“Karena itu adalah sesuatu yang telah dibicarakan oleh para pemain dan pemain senior, saya pikir pendapat Asnawi tentang hal itu benar,” katanya lagi.
Dukungan tersebut menunjukkan bahwa klaim mengenai kekacauan atau perpecahan di dalam tim sama sekali tidak berdasar.
Pelatih asal Korea Selatan itu menambahkan, isu internal yang berkembang luas tidak pernah terjadi sedikit pun di dalam skuad.
Ia menegaskan bahwa timnas berada dalam kondisi baik-baik saja dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Klaim adanya pergantian kapten yang menimbulkan masalah internal sama sekali tidak mencerminkan realitas yang ada.
Shin Tae-yong juga mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah diminta klarifikasi resmi oleh pihak PSSI mengenai polemik ini.
Baca Juga: Data Statistik Pertahanan Jay Idzes, Kunci Sassuolo Gagalkan Kemenangan AC Milan di Liga Italia
Keterangan ini memperkuat bantahan atas narasi adanya permasalahan serius di tubuh Timnas Indonesia.
Ia secara tegas membantah semua spekulasi dan isu negatif yang beredar mengenai ruang ganti tim nasional.
Bagi STY, semua isu yang diperbincangkan publik hanyalah rumor yang tidak memiliki dasar faktual.
"Bahkan 1 persen pun tidak ada. Tidak, tidak ada yang terjadi, jadi mau ditanya apalagi?" pungkasnya.
Pernyataan ini bertujuan untuk meredakan polemik yang berpotensi mengganggu fokus dan persiapan timnas ke depan.
Dukungan STY untuk Asnawi sekaligus mengakhiri perdebatan yang dipicu oleh pernyataan salah satu Exco PSSI tersebut.
Fokus tim saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk agenda internasional berikutnya.
Para pemain dan coach telah berkomitmen untuk menjaga soliditas tim demi mencapai target yang telah ditetapkan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren