- Pelatih Cristian Chivu belum memastikan Hakan Calhanoglu tampil di Supercoppa Italiana karena cedera otot.
- Calhanoglu absen saat Inter mengalahkan Genoa 2-1 pada 15 Desember 2025, meski tetap memuncaki klasemen.
- Inter akan menghadapi Bologna di semifinal Supercoppa Italiana yang dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, belum bisa memastikan apakah Hakan Calhanoglu akan tampil pada ajang Supercoppa Italiana.
Gelandang andalan Nerazzurri itu masih dalam proses pemantauan kondisi fisik setelah mengalami cedera otot.
Calhanoglu absen saat Inter Milan meraih kemenangan 2-1 atas Genoa pada laga Serie A di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (15/12/2025) malam waktu setempat.
Meski tanpa sang playmaker, Inter tetap mampu merebut tiga poin penting dan kembali ke puncak klasemen.
Pemain asal Turki berusia 31 tahun tersebut mengalami masalah otot saat Inter menghadapi Liverpool pada laga sebelumnya, yang membuatnya harus menepi dan belum bisa kembali ke lapangan.
Dalam konferensi pers yang dikutip dari FCInterNews, Chivu mengungkapkan bahwa kondisi Calhanoglu masih akan dievaluasi dalam beberapa hari ke depan.
“Darmian akan ikut bersama tim, tapi dia belum fit. Calhanoglu mengalami masalah kecil dan kondisinya akan kami nilai dalam beberapa hari ke depan,” ujar Chivu.
Pernyataan ini membuat peluang Calhanoglu tampil di Supercoppa Italiana menjadi tanda tanya besar.
Inter dijadwalkan menghadapi Bologna, juara bertahan Coppa Italia, pada laga semifinal Supercoppa yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, Jumat mendatang.
Baca Juga: Inter Milan Disebut Gagal? Chivu Angkat Suara Jelang Duel Panas Kontra Genoa
Saat menghadapi Genoa, peran Calhanoglu di lini tengah diisi oleh Piotr Zielinski.
Inter tetap tampil solid dengan gol-gol kemenangan dicetak oleh Yann Bisseck dan Lautaro Martinez.
Chivu menegaskan bahwa kemenangan tersebut adalah hasil kerja kolektif, bukan hanya kontribusi satu atau dua pemain.
“Orang-orang membicarakan Bisseck, tapi saya juga ingin menyebut De Vrij, Frattesi, dan semua pemain lainnya. Ini adalah grup yang sehat, penuh keinginan dan kualitas,” kata pelatih berusia 45 tahun itu.
Menurut Chivu, Inter masih memiliki ruang untuk berkembang meski sudah menunjukkan performa positif.
“Kesempurnaan itu tidak ada. Saya menyukai penampilan kami di stadion yang sulit melawan tim yang sedang dalam performa bagus sejak kedatangan pelatih baru mereka,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia