- Manajer Man United, Ruben Amorim, menyikapi kepergian tiga pemain kunci ke Piala Afrika 2025 sebagai peluang, bukan ancaman.
- Tiga pemain yang absen adalah Noussair Mazraoui, Bryan Mbeumo, dan Amad Diallo untuk membela negara masing-masing.
- Amorim melihat ini sebagai kesempatan bagi pemain pelapis untuk unjuk kemampuan dan menjaga performa tim tetap kompetitif.
Suara.com - Kabar mengenai kepergian tiga pemain kunci ke ajang Piala Afrika 2025 tampaknya tidak membuat manajer Man United, Ruben Amorim panik. Sebaliknya, ia justru melihat situasi ini sebagai sebuah peluang, bukan ancaman.
Seperti diketahui, Manchester United akan kehilangan tiga pilarnya selama beberapa pekan ke depan. Mereka adalah Noussair Mazraoui, Bryan Mbeumo, dan Amad Diallo yang harus menunaikan tugas negara di turnamen paling bergengsi di Benua Afrika.
Kehilangan tiga pemain yang menjadi tulang punggung tim tentu menjadi pukulan telak. Namun, Ruben Amorim menegaskan bahwa skuadnya sudah siap menghadapi tantangan ini dan akan tetap kompetitif.
"Kami akan siap untuk tantangan ini (bermain tanpa Diallo, Mbeumo dan Mazraoui)," buka Amorim dalam konferensi persnya.
Lebih dari sekadar siap, Amorim justru melihat sisi positif dari eksodus sementara ini.
Menurutnya ini adalah kesempatan emas bagi para pemain yang selama ini minim mendapatkan jam terbang untuk maju dan membuktikan kualitas mereka. Baginya, ini adalah momen berkah tersembunyi.
"Kami sudah tahu bahwa situasi ini akan menimpa kami. Ada banyak tim selain kami yang juga akan kehilangan pemain karena turnamen ini, dan beberapa tim juga kehilangan pemain akibat cedera," ungkap Amorim.
Pelatih asal Portugal ini menaruh kepercayaan penuh pada kedalaman skuad yang ia miliki.
Ia yakin, meskipun tanpa kehadiran tiga bintangnya, The Red Devils akan tetap mampu bertaji dan menemukan cara baru untuk meraih kemenangan.
Baca Juga: Jelang Man United vs Bournemouth, Ruben Amorim Bongkar Alasan Penyakit Tak Konsisten Setan Merah
"Kami akan menatap pertandingan berikutnya dengan tanggung jawab untuk memenangkan pertandingan tersebut. Kami akan mencoba untuk mencari cara lain untuk menciptakan peluang dan mencetak gol dari peluang-peluang tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pergi Tinggalkan Liverpool untuk Piala Afrika, Mohamed Salah Malah Mampir ke Arab Saudi
-
Panas! Pemain Muda MU Serang Balik Ruben Amorim Usai Komentar Kontroversial
-
Dijebol 4 Gol Bournemouth, Pertahanan Manchester United Kenapa Bapuk Banget?
-
Klasemen Liga Inggris Pekan ke-16: Manchester United Menjauh dari Zona Eropa
-
Manchester United vs Bournemouth, Ruben Amorim: Kami Hadapi Tim dan Pemain Istimewa
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia