- PSSI dikabarkan telah menyepakati John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert.
- Herdman memiliki rekam jejak melatih yang mentereng, membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022.
- Masa kecil Herdman diwarnai kesulitan ekonomi dan masalah keluarga yang memaksanya berjuang keras bertahan hidup.
Suara.com - John Herdman tinggal menanti waktu untuk diumumkan PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Sejumlah anggota Exco PSSI dikabarkan sudah sepakat untuk PSSI nemilih Herdman sebagai pengganti Patrick Kluivert.
Reputasi John Herdman sebagai pelatih tentu lebih menteren jika dibandingkan denan Kluivert, malah bisa dibilang ibarat langit dan bumi.
Memilih John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia, PSSI diyakini bakal bisa ubah wajah dan mengembalikan track record bagus tim Garuda sepeninggal Shin Tae-yong.
Di luar kemampuan taktik dan prestasinya saat melatih Kanada dan Selandia Baru, John Herdman ternyata memiliki jalan hidup yang berliku dan penuh cerita pahit.
Kisah hidup Herdman jauh dari kata mulus. Dilansir dari CBC, Ayahnya mengalami gangguan mental dan sempat diinstitusikan, sementara ibunya berjuang melawan alkohol.
Ia tumbuh di Consett, kota industri di Inggris yang keras, terutama setelah industri baja runtuh dan pengangguran melonjak tajam.
Herdman kecil dikenal hiperaktif, keras kepala, dan selalu bergerak. Ia berenang, menari, bertinju, bermain sepak bola, bahkan sering terlibat perkelahian.
Hal itu terpaksa dilakukan Herdman denmi bertahan hidup di lingkungan tempat tinggal yang sangat keras.
Baca Juga: Kisah Cinta Sejak Usia 14 Tahun, Clare Herdman Pendamping Setia John Herdman Saat Tak Punya Rumah
Melansir dari Thestar, kekerasan yang ia alami pada usia remaja hampir mengakhiri segalanya. Ia pernah dipukuli selama hampir satu jam, diseret, dilempar ke jalan, dan nyaris kehilangan nyawa.
Saat itu, Herdman berada di persimpangan hidup: menyerah, atau pergi sejauh mungkin dari lingkaran kehancuran.
Titik balik itu datang lewat sosok Clare, perempuan yang ia kenal sejak usia 14 tahun.
Saat Herdman tak punya tempat pulang, keluarga Clare menerimanya. Dari sanalah hidupnya perlahan menemukan arah.
Herdman melanjutkan studi olahraga, bekerja di akademi, melatih usia muda Sunderland, hingga akhirnya hijrah ke Selandia Baru, mengukir prestasi dan kembali mencetak sejarah di Kanada dengan menembus ke Piala Dunia 2022.
“Kami akan lolos ke Piala Dunia 2022 dan membangun fondasi menuju 2026,” ucapnya pada awal 2019, jauh sebelum Kanada ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Kisah Cinta Sejak Usia 14 Tahun, Clare Herdman Pendamping Setia John Herdman Saat Tak Punya Rumah
-
Lommel SK Unggah Foto Joey Pelupessy Hitam Putih Jelang Laga Terakhir, Sinyal ke Persib?
-
Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
-
Miliano Jonathans Nyaris Jadi Rekan Setim Mees Hilgers, Batal Gara-gara Permintaan Aneh
-
PSSI Setuju, Ini Alasan John Herdman Belum Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Menakar Kecocokan Ivar Jenner dengan Dewa United
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?