-
Dewa United unggul sementara 3-1 atas Persis Solo pada babak pertama di Banten.
-
Blunder kiper dan gol bunuh diri menjadi penyebab utama kekalahan sementara Laskar Sambernyawa.
-
Kodai Tanaka perkecil skor lewat penalti setelah wasit melihat tayangan VAR di akhir babak.
Dewa United tidak menurunkan intensitas serangan mereka meski sudah memimpin dengan margin angka yang cukup jauh.
Menit ke-23 Ridjar hampir saja menambah penderitaan lawan melalui umpan silang yang kembali disambut oleh sundulan tajam Alex.
Keberuntungan masih berpihak pada Persis karena arah bola hasil tandukan striker maut tersebut masih melenceng dari sasaran.
Tensi pertandingan sempat memanas hingga wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk Ricky Kambuaya pada menit ke-25.
Gelandang tim nasional tersebut dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap pemain muda Persis Solo yakni Zanadin Fariz.
Ancaman kembali datang pada menit ke-29 lewat skema bola mati yang dieksekusi dengan sangat baik oleh Messidoro.
Brian Fatari memenangkan duel udara di dalam kotak penalti namun bola sundulannya hanya membentur tiang gawang yang sudah kosong.
Persis Solo berusaha bangkit dan membangun serangan terencana guna mengejar ketertinggalan skor yang cukup telak tersebut.
Rapatnya barisan pertahanan yang dikawal Nick Kuipers membuat setiap upaya serangan tim tamu selalu menemui jalan buntu.
Baca Juga: Prediksi Dewa United vs Persis Solo di Super League 20 Desember 2025
Momentum perubahan datang pada menit ke-43 saat Gervane Kastaneer berhasil lolos dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Benturan antara kiper Sonny Stevens dan Kastaneer memaksa wasit untuk menghentikan laga sejenak guna meninjau tayangan ulang.
Setelah melakukan pengecekan melalui teknologi Video Assistant Referee atau VAR wasit akhirnya memutuskan memberikan hadiah penalti untuk Persis.
Kodai Tanaka yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan tenang dan mengubah kedudukan sementara menjadi skor 3-1.
Gol di masa injury time menit ke-45+4 tersebut memberikan sedikit harapan bagi pendukung setia Laskar Sambernyawa di stadion.
Kedudukan tiga berbanding satu tetap bertahan hingga perangkat pertandingan meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Fakta Menarik Jop van der Avert, Bek Asing Baru PSIM Yogyakarta
-
Adu Rekor Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Jelang Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Syauqi Saud Optimis Bisa Kalahkan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Cerita Miris Ayah Ragnar Oratmangoen, Jadi Pemain Amatir di Belanda Tanpa Kewarganegaraan
-
Penyelamatan Pakai Wajah, Ahmad Habibie Gembira Dinyanyikan Suporter di Indonesia Arena
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Belum Tentu ke Piala Dunia meski Lolos Semifinal Piala Asia Futsal
-
TERBONGKAR! Vikings Pelaku Pelemparan Petasan Meledak ke Emil Audero
-
Tak Gentar, Hector Souto Punya Ide untuk Lawan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Gagal Dapatkan N'Golo Kante, Fenerbahce Salahkan Al-Ittihad
-
Nova Arianto Pimpin Timnas Indonesia U-17 Hadapi China di Tangerang