- Jordi Amat menekankan penunjukan pelatih baru sangat mendesak sebelum membahas target besar Timnas Indonesia, termasuk Piala Dunia 2030.
- Saat ini, kursi pelatih Timnas Indonesia kosong sejak Oktober 2025 setelah PSSI berpisah dengan Patrick Kluivert.
- PSSI telah mengerucutkan dua kandidat pelatih, yaitu Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman, untuk memimpin skuad Garuda.
Suara.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat, menegaskan urgensi penunjukan pelatih baru bagi skuad Garuda.
Menurut eks pemain Espanyol tersebut, keberadaan pelatih kepala menjadi fondasi utama sebelum Timnas Indonesia berbicara lebih jauh soal target besar, termasuk ambisi lolos ke Piala Dunia 2030.
Saat ini, kursi pelatih Timnas Indonesia masih kosong. Situasi tersebut dinilai Jordi Amat tidak ideal, mengingat waktu membutuhkan arah dan visi yang jelas untuk membangun kekuatan jangka panjang.
Di tengah kekosongan itu, PSSI disebut telah mengerucutkan dua nama kandidat pelatih yang tersebar dalam rapat Exco, yakni Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman.
Kedua nama tersebut pun ramai menjadi perbincangan publik dan media sosial.
Terkini, wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali, menyebut John Herdman menjadi sosok yang terpilih dalam rapat Exco.
Meski demikian, PSSI belum juga mengumumkan pelatih baru Timnas Indonesia. Erick Thohir selaku Ketua Umum disebut akan segera menyampaikannya.
Bagi Jordi Amat, berbicara tentang target sejauh Piala Dunia 2030 masih terlalu dini jika Timnas Indonesia belum memiliki nahkoda yang jelas.
Ia menilai fokus utama saat ini adalah memastikan sosok pelatih yang tepat, mendapat kepercayaan penuh, dan didukung seluruh elemen tim.
Baca Juga: Kapan Pengumuman John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia?
"Saya tahu itu masih cukup jauh, Piala Dunia berikutnya. Kita suka berpikir ingin memilih, tetapi yang penting adalah kita memiliki pelatih yang baik, yang semua orang percaya dan semua orang mendukungnya," ujar Jordi Amat.
Bek Persija Jakarta itu menambahkan, setelah pelatih baru resmi ditunjuk, Timnas Indonesia baru bisa mempersiapkan persiapan matang untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Menurutnya, fondasi tim saat ini cukup menjanjikan, terutama dengan kehadiran banyak pemain muda potensial.
“Kami bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk generasi berikutnya. Kita memiliki pemain-pemain muda yang siap bermain,” kata Amat.
Lebih lanjutnya, Jordi Amat juga memberikan motivasi kepada para pemain muda yang belum mendapat kesempatan menembus skuad utama.
Ia meminta mereka untuk tidak patah semangat dan terus berkembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off