- Hansi Flick membuka kemungkinan transfer di Januari karena skuad Barcelona mulai kelelahan fisik menjelang akhir tahun.
- Barcelona mengakhiri tahun 2025 sebagai pemuncak Liga Spanyol setelah mengalahkan Villarreal dua gol tanpa balas.
- Flick memuji performa Joan Garcia di bawah mistar gawang serta mengonfirmasi cedera Koundé kemungkinan hanya kram.
Suara.com - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, membuka peluang klub untuk bergerak di bursa transfer musim dingin setelah menutup tahun 2025 sebagai pemuncak klasemen Liga Spanyol.
Pernyataan itu disampaikan Flick usai Barcelona meraih kemenangan penting yang memastikan tiga poin usai kalahkan Villarreal 2-0.
Flick menilai mentalitas dan sikap para pemain Barcelona sepanjang paruh musim ini sangat luar biasa.
“Mentalitas dan sikap tim ini luar biasa. Saya sangat bangga. Ini penutupan tahun yang fantastis,” kata Flick dilansir dari Mundo Deportivo.
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, konsistensi performa Barcelona tidak lepas dari kualitas skuad dalam menjalani latihan sehari-hari. Namun, ia juga mengakui kondisi fisik tim mulai terkuras menjelang akhir tahun.
“Tim saya sedikit kelelahan. Terutama di lini belakang, kami tidak punya banyak pilihan. Itu tidak mudah dikelola,” ujarnya.
Flick menegaskan bahwa jeda kompetisi akan sangat membantu memulihkan kondisi para pemain. “Yang terpenting adalah tiga poin. Terlihat pemain lelah dan istirahat akan sangat berguna,” tambahnya.
Flick secara khusus memuji penampilan Joan Garcia yang tampil solid di bawah mistar gawang.
“Dia bermain fantastis dan membantu kami menjaga gawang tetap bersih. Dia pemain penting,” kata Flick.
Baca Juga: Finalissima Argentina vs Spanyol: Potensi Lionel Messi Lawan Yamal Pertama Kali
Ia juga menyebut stabilitas pertahanan sebagai kunci utama peningkatan performa Barcelona.
Menurutnya, tim pelatih telah bekerja keras memperbaiki sektor ini melalui analisis video dan kembalinya sejumlah pemain berkualitas.
Dalam laga tersebut, Barcelona juga diwarnai kartu merah untuk lawan setelah pelanggaran Renato Veiga terhadap Lamine Yamal.
Flick menegaskan keputusan wasit sudah tepat. “Bagi saya, kartu merah itu jelas,” ujarnya. Flick menilai respons Yamal sangat matang meski mendapat tekanan dari suporter lawan.
“Dia harus tahu cara mengelolanya. Dia mencetak gol kedua, itu jawaban terbaik,” tegasnya.
Terkait kondisi Jules Koundé yang ditarik keluar pada 10 menit akhir laga, Flick menjelaskan kemungkinan besar sang bek hanya mengalami kram.
Berita Terkait
-
Finalissima Argentina vs Spanyol: Potensi Lionel Messi Lawan Yamal Pertama Kali
-
Hasil Liga Spanyol, Real Betis vs Getafe Skor 4-0 Kemenangan Telak Untuk Amankan Posisi 6 Besar
-
Barcelona Menjauh dari Real Madrid Usai Tekuk Villarreal 2-0 di Estadio de la Ceramica
-
Abaikan Rekor 17 Tahun, Alonso Minta Madrid Waspadai Kejutan Sevilla di Bernabeu
-
Barcelona Siapkan Kontrak Panjang untuk Hansi Flick, Laporta Tegaskan Kepercayaan Penuh
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
-
Eliano Reijnders Bongkar Obrolan dengan John Herdman, Sinyal Keras Sapu Bersih FIFA Series 2026
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat