-
Manchester United kalah 1-2 dari Aston Villa akibat performa buruk di lini pertahanan mereka.
-
Leny Yoro dan Manuel Ugarte menjadi pemain dengan rating terendah dalam laga pekan ini.
-
Cedera yang menimpa Bruno Fernandes membuat alur serangan Setan Merah menjadi sangat tidak terarah.
Kiper muda Senne Lammens mendapatkan nilai 6 karena melakukan beberapa penyelamatan penting meski harus kebobolan dua gol berkualitas tinggi.
Namun, sorotan tajam tertuju pada Leny Yoro yang diberi nilai 4 akibat sering memberikan ruang bebas bagi lawan untuk menembak.
Performa Yoro yang terlihat sangat canggung saat mengawal pergerakan Ollie Watkins membuatnya terancam harus segera menghuni bangku cadangan tim.
Beruntung bagi MU, Ayden Heaven tampil solid dengan nilai 7 setelah berhasil melakukan blok-blok krusial sepanjang laga di lini pertahanan.
Manuel Ugarte menjadi pemain lain yang mendapatkan rapor merah dengan nilai 4 karena sering melakukan kesalahan di area yang berbahaya.
Gelandang asal Uruguay ini tampak belum menyatu dengan ritme permainan tim dan sering bermain terlalu aman tanpa memberikan proteksi maksimal.
Di sisi sayap, Luke Shaw dan Diogo Dalot masing-masing mendapatkan nilai 5 karena minimnya kontribusi mereka saat menyerang maupun bertahan.
Sementara itu, Patrick Dorgu tampil lebih baik dengan nilai 6 berkat peran aktifnya dalam mengawali proses gol yang diciptakan Cunha.
Matheus Cunha layak disebut sebagai pemain terbaik United di laga ini dengan nilai 7 karena terus menerus mengancam gawang lawan.
Baca Juga: Kalah di Villa Park, Amorim Bersikeras Manchester United Tampil Lebih Baik dari Tuan Rumah
Cunha hampir saja menambah pundi golnya jika sundulannya tidak meleset setelah menerima umpan silang akurat dari rekan setimnya di depan.
Mason Mount yang diplot sebagai penyerang lubang tampil cukup rajin dalam melakukan tekanan ke arah lawan namun minim kreasi peluang.
Benjamin Sesko yang baru kembali dari cedera panjang terlihat masih butuh waktu adaptasi untuk menemukan kembali ketajamannya di kotak penalti.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Ruben Amorim untuk membenahi koordinasi lini belakang sebelum menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!