- Marcus Rashford merasa betah sebagai pemain pinjaman dari Manchester United dan ingin bertahan permanen di Barcelona.
- Ia aktif dalam kegiatan sosial filantropi di Barcelona, meneruskan dedikasi yang terinspirasi dari ibunya.
- Adaptasi Rashford berjalan baik di klub dan kota, menjadikannya termotivasi oleh tekanan positif di Camp Nou.
Suara.com - Marcus Rashford tampak telah menemukan rumah barunya. Ia merasa betah di Barcelona, meski statusnya adalah pemain pinjaman dari Manchester United.
Bukan hanya itu, di tengah masa peminjamannya yang impresif, penyerang asal Inggris ini tidak hanya menunjukkan komitmen penuh di atas lapangan, tetapi juga menancapkan akarnya lebih dalam di komunitas Barcelona melalui serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh.
Di luar sorotan lampu stadion, Rashford dikenal sebagai seorang filantropis yang vokal.
Dedikasinya dalam memperjuangkan kesejahteraan anak-anak, yang ia mulai sejak usia muda, kini ia bawa ke Spanyol. Ia mengaku, semua ini terinspirasi dari kebiasaan mulia sang ibu.
“Sebagian besar inisiatif itu saya mulai ketika berusia 18 atau 19 tahun. Saya memutuskan untuk terjun ke bidang ini," ucap Rashford dikutip dari media Spanyol Sport.
"Ini adalah sesuatu yang sudah dilakukan ibu saya... Beliau selalu berusaha membantu dan memberikan barang-barang kepada tunawisma, terutama menjelang Natal. Makanan, pakaian. Beliau akan berjalan di jalanan Manchester dan mengantarkan kotak-kotak berisi berbagai macam barang kebutuhan pokok kepada mereka yang paling membutuhkan," sambungnya.
Rashford pun berharap bisa menularkan semangat ini kepada rekan-rekannya di Barcelona. Namun, ia sadar bahwa kepedulian harus datang dari hati.
“Tentu saja, saya mencoba melibatkan pemain dan rekan satu tim lainnya dalam proyek-proyek semacam ini," ujarnya.
"Tetapi tentu saja, itu harus sesuatu yang memotivasi orang tersebut... Bagi saya, ini adalah sesuatu yang normal; ini adalah sesuatu yang telah saya lihat sepanjang hidup saya," tambah Rashford.
Baca Juga: Finalissima Argentina vs Spanyol: Potensi Lionel Messi Lawan Yamal Pertama Kali
Di atas lapangan, ambisi Rashford tak kalah besar. Ia secara terbuka menyatakan keinginannya untuk bertahan secara permanen di Camp Nou, dengan Blaugrana memiliki opsi pembelian senilai 30 juta euro dari Man United.
“Tentu saja, yang saya inginkan adalah tetap di Barca. Itu tujuan utama, tetapi bukan itu alasan saya berlatih keras dan memberikan yang terbaik. Tujuannya adalah untuk menang. Barca adalah klub besar dan fantastis, yang dibangun untuk memenangkan gelar," ujarnya.
Ia menepis anggapan bahwa pemain Inggris sulit beradaptasi di luar negeri, mengaku merasa sangat diterima sejak hari pertama. Tekanan besar di Barcelona justru menjadi bahan bakar motivasinya.
“Saya beradaptasi dengan sangat baik di klub dan di kota ini. Sejak saat saya tiba, saya merasa sangat diterima. Memang ada tekanan di sini, tetapi bukan tekanan negatif, ini adalah jenis tekanan yang Anda dambakan sebagai pemain," ucapnya.
Meskipun masa depannya masih bergantung pada kondisi finansial klub, Rashford memilih untuk fokus pada apa yang bisa ia kendalikan, memberikan performa terbaik hingga akhir musim.
“Saya berada di tempat dan lingkungan yang sempurna untuk melanjutkan perjalanan saya sebagai pemain sepak bola, jadi saya hanya berusaha memberikan yang terbaik setiap hari dan membantu tim meraih kemenangan. Kita lihat saja apa yang akan terjadi musim panas mendatang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Barcelona Samai Rekor 82 Tahun Silam
-
Klausul Rp170 Miliar Menguap? Liverpool Dapatkan Penain Ini Gratis, Barcelona Rugi Bandar
-
Update Klasemen Liga Spanyol, Barcelona Kokoh di Puncak Usai Tekuk Villarreal dan Jauhi Real Madrid
-
Rekor Sempurna Barcelona Berlanjut, Hansi Flick Sebut 8 Kemenangan Beruntun Bukan Sekadar Beruntung
-
Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen Liga Spanyol, Hansi Flick Minta Deco Beli Pemain Baru
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh
-
Bobotoh Away Day ke Thailand, Bojan Hodak Senang Persib Tak Sendirian
-
Tak Takut Tekanan Tuan Rumah! Teja Paku Alam: Persib Pulang ke Bandung dengan Oleh-oleh Kemenangan
-
Viktor Gyokeres Mulai Panas di Arsenal, Benar-benar Tajam atau Ilusi Semata?
-
MU Punya Pesaing Berat! Juventus Ikutan Kejar Sandro Tonali, Newcastle Jual Mahal
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Jadwal Padat Gattuso Demi Tiket Piala Dunia 2026: Tanpa TC, Keliling Dunia Temui Pemain
-
Real Madrid Banyak Protes Soal Wasit, Presiden Interim Barcelona Kasih Sindiran Menohok
-
Masih Ingat Sylvano Comvalius? Eks Striker Bali United Itu Latih Pemain Keturunan Indonesia