-
Bruno Fernandes harus menepi selama sebulan akibat cedera menjelang laga penting kontra Newcastle.
-
Ruben Amorim tetap optimistis dan memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitasnya.
-
Statistik menunjukkan Manchester United sering meraih hasil negatif saat bermain tanpa kehadiran sang kapten.
Suara.com - Kabar kurang sedap menghampiri markas besar Manchester United menjelang laga lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Kapten tim yang menjadi pilar utama di lini tengah mereka dipastikan menepi dari lapangan hijau akibat masalah kesehatan fisik.
Kehilangan sosok pemimpin di lapangan ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan tim dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Meski demikian, nahkoda baru tim berjuluk Setan Merah tetap menunjukkan sikap tenang dan penuh rasa percaya diri.
Situasi ini dipandang bukan sebagai kiamat kecil, melainkan ujian untuk membuktikan kedalaman komposisi pemain yang ada.
Manajer asal Portugal tersebut menegaskan bahwa timnya harus tetap melangkah maju meski tanpa sang jenderal lapangan tengah.
"Saya rasa Bruno tidak tergantikan. Namun, kami harus melihat sisi baiknya yaitu akan ada pemain-pemain yang menggantikannya," ujar Amorim dalam laman MU pada Kamis.
Baginya, absennya pemain kunci merupakan pintu masuk bagi pemain lain untuk mengambil peran lebih besar di tim.
Kepercayaan diri pelatih ini didasari pada potensi besar yang dimiliki oleh para penggawa lain di bangku cadangan.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Boxing Day Manchester United vs Newcastle United Pekan Ini
Dinamika internal tim diharapkan tetap stabil dengan skema baru yang sedang dipersiapkan secara matang oleh staf kepelatihan.
Absennya sang playmaker selama kurang lebih empat pekan ke depan menjadi panggung pembuktian bagi barisan pertahanan dan tengah.
"Itu menjadi kesempatan bagus untuk pemain seperti Lisandro Martinez, Luke Shaw dan semuanya. Jadi itu momen bagus untuk mereka," tutur Amorim.
Pelatih berusia muda tersebut meyakini bahwa karakter kepemimpinan kolektif akan muncul saat satu pilar utama tidak berada di tempat.
Para pemain senior lainnya diharapkan mampu memikul beban distribusi bola yang biasanya terfokus pada kaki satu orang.
Kesiapan fisik dan mental para pemain pelapis akan diuji secara langsung dalam atmosfer pertandingan yang sangat kompetitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah