- Pelatih Antonio Conte menyoroti perkembangan pesat Rasmus Hojlund setelah ia mencetak dua gol kemenangan Napoli 2-0 di Cremonese.
- Dua gol tersebut menjadikan total gol Hojlund di Napoli melampaui catatan golnya sepanjang musim lalu bersama Manchester United.
- Conte menilai faktor usia muda (22 tahun) dan pemahaman peran strategis menjadi kunci peningkatan dominasi Hojlund dalam sistem tim.
Suara.com - Pelatih Napoli, Antonio Conte, memaparkan perkembangan signifikan Rasmus Hojlund usai sang penyerang mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Cremonese pada lanjutan Liga Italia.
Napoli datang ke laga tersebut dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Piala Super Italia di Riyadh. Namun, Conte menyadari timnya tetap membutuhkan respons positif di liga domestik, menyusul kekalahan dari Udinese yang membuat mereka kehilangan posisi puncak klasemen.
Dalam pertandingan di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Hojlund tampil sebagai bintang utama. Penyerang asal Denmark itu memborong dua gol kemenangan Napoli dan bahkan nyaris mencatatkan hattrick.
Catatan dua gol tersebut membuat Hojlund kini telah mencetak lebih banyak gol bersama Napoli dibandingkan total golnya sepanjang musim lalu saat membela Manchester United.
Antonio Conte menilai usia muda menjadi faktor penting di balik perkembangan pesat Hojlund. Menurutnya, pemain berusia 22 tahun itu menunjukkan peningkatan signifikan dalam memahami peran sebagai penyerang utama.
“Hojlund adalah pemain yang masih sangat muda, usianya baru 22 tahun, dan dia masih bisa berkembang jauh lebih baik lagi,” ujar Conte, dilansir dari Football Italia.
“Sejak pertama kali bergabung, dia sudah berkembang menjadi pemain yang dominan di posisinya. Dia mulai memahami posisi yang tepat, cara melindungi bola, kapan harus menjemput bola dan kapan harus bergerak menjauh,” lanjutnya.
Conte juga menekankan pentingnya peran striker dalam sistem permainan yang ia terapkan di Napoli.
“Dia semakin menyatu dengan tim. Dalam gaya sepak bola saya, penyerang punya peran yang sangat penting dan spesial dalam pendekatan permainan secara keseluruhan, dan dia masih memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang,” kata Conte.
Baca Juga: Beda Nasib Bintang Garuda di Serie A: Jay Idzes Curi Poin, Emil Audero Dibombardir Napoli
Kemenangan atas Cremonese menjadi modal penting bagi Napoli untuk kembali ke jalur positif di Serie A, sekaligus menjaga momentum usai keberhasilan mereka meraih trofi Piala Super Italia.
Berita Terkait
-
Beda Nasib Bintang Garuda di Serie A: Jay Idzes Curi Poin, Emil Audero Dibombardir Napoli
-
Dua Kali Jebol Gawang Emil Audero dengan Kaki Terlemah, Rasmus Hojlund Merendah
-
Napoli Bungkam Cremonese, Rasmus Hojlund Perdaya Emil Audero Dua Kali
-
Prediksi Cremonese vs Napoli: Misi Emil Audero Rusak Pesta Akhir Tahun Partenopei
-
Setelah Libur Natal, Jadwal Neraka Menanti Jay Idzes di Serie A Italia
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Justru Dukung Bulgaria Juara FIFA Series 2026
-
Tampil Gemilang Bersama Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas Merendah
-
Pelatih Bulgaria Soroti 2 Pemain Timnas Indonesia Sebagai Ancaman
-
Hadapi Bulgaria di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Usung Misi Gila
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Bulgaria Hadapi Masalah Jelang Final FIFA Series 2026, Keuntungan untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Geram Ramadhan Sananta Dihujat, Samakan Eks PSM dengan Giroud
-
Kevin Diks Percaya Diri Tantang Bulgaria, Timnas Indonesia Targetkan Sejarah Baru
-
Ini Alasan Mauro Zijlstra Dicoret John Herdman Digantikan Jens Raven
-
Ramadhan Sananta Dihujat Netizen, John Herdman Justru Samakan dengan Olivier Giroud