-
Persija Jakarta bersiap hadapi Persib Bandung pada 11 Januari 2026 di Stadion GBLA.
-
Jordi Amat sangat antusias menjalani laga derby perdana setelah mencetak gol lawan Bhayangkara.
-
Sebelum El Clasico, Persija wajib melawan Persijap Jepara di GBK pada 3 Januari.
Sebelumnya, Persija sukses menumbangkan Bhayangkara FC dengan skor telak 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Laga yang berlangsung pada Senin (29/12/2025) itu menjadi panggung pembuktian bagi kualitas seorang Jordi Amat.
Ia berhasil menyumbangkan satu gol cantik yang mengunci kemenangan dominan bagi klub berjuluk Macan Kemayoran.
Keberhasilan mencetak gol di penghujung tahun memberikan kepuasan tersendiri bagi pemain yang pernah merumput di Eropa.
Dukungan penuh dari Jakmania di stadion membuat atmosfer pertandingan kemarin terasa sangat spesial bagi seluruh tim.
"Saya juga merasa sangat senang dengan gol saya," tegas bek Timnas Indonesia tersebut.
"Itu adalah momen yang baik untuk mengakhiri tahun dengan gol yang bagus. Istri saya juga sedang hamil. Jadi gol saya, gol yang sempurna, sangat senang," ungkapnya.
Kabar kehamilan sang istri diakui menjadi motivasi tambahan baginya untuk tampil garang di lapangan hijau.
Selebrasi gol tersebut ia dedikasikan khusus untuk calon buah hati dan keluarga kecilnya yang mendukung.
Baca Juga: Demi Persib di Puncak Klasemen, Eliano Reijnders Tegaskan Siap Main di Posisi Mana Saja
Kondisi psikologis yang bahagia ini diharapkan mampu membawa dampak positif pada performa Jordi di laga-laga selanjutnya.
Namun sebelum bertamu ke Bandung, Persija harus menyelesaikan kewajiban di pekan ke-16 BRI Super League.
Laskar Kalinyamat atau Persijap Jepara akan menjadi lawan tangguh yang harus dihadapi terlebih dahulu oleh Persija.
Pertandingan melawan Persijap tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (3/1/2025).
Jordi Amat dan rekan setimnya tidak boleh meremehkan kekuatan Persijap demi menjaga posisi di klasemen.
Poin penuh dari laga kontra Persijap akan menjadi suntikan moral sebelum menghadapi rival abadi mereka, Persib.
Manajemen dan tim kepelatihan terus memantau kondisi kebugaran seluruh pemain agar terhindar dari risiko cedera fatal.
Rotasi pemain mungkin saja dilakukan mengingat jadwal kompetisi yang mulai merayap padat di awal tahun.
Setiap elemen dalam tim berkomitmen untuk menjaga momentum kemenangan yang telah diraih pada pekan sebelumnya.
Duel melawan Persib selalu menghadirkan tensi tinggi yang menuntut fokus ekstra dari menit awal hingga akhir.
Kini seluruh penggawa Persija Jakarta bersiap memberikan kemampuan terbaik mereka demi lambang monas di dada.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan