- Manchester United menutup tahun 2025 dengan performa pemain yang terbagi antara pemain bersinar dan yang gagal total.
- Tiga pemain mendapat penilaian terendah 3/10, termasuk Onana yang dipinjamkan dan Hojlund yang membaik di Napoli.
- Bruno Fernandes (nilai 8/10) bersama tiga pemain lain menjadi pilar penting kebangkitan tim paruh kedua 2025.
Suara.com - Manchester United menutup tahun 2025 dengan rapor yang campur aduk.
Penilaian performa pemain sepanjang 12 bulan terakhir menunjukkan adanya jurang besar antara pemain yang bersinar dan mereka yang gagal memenuhi ekspektasi.
Dilansir dari Express.co.uk, tercatat tiga pemain mendapat nilai terendah 3/10, sementara empat pemain tampil impresif dengan nilai 8/10.
Musim ini memang berjalan penuh turbulensi bagi Setan Merah. United sempat terpuruk hingga finis di papan bawah pada akhir musim lalu, bahkan mengalami hasil memalukan di awal musim 2025/2026.
Pemain Terburuk: Nilai 3/10
Beberapa nama besar justru masuk daftar terburuk. Andre Onana menjadi sorotan utama setelah rentetan kesalahan fatal membuatnya kehilangan tempat utama dan akhirnya dipinjamkan ke Trabzonspor.
Di lini depan, Rasmus Hojlund dinilai gagal total selama berseragam United dan baru menemukan performa terbaiknya setelah dipinjamkan ke Napoli.
Pilar Penting dan Bintang Tim
Di sisi lain, ada pemain yang menjadi penyelamat United. Bruno Fernandes kembali menegaskan statusnya sebagai jantung permainan tim.
Baca Juga: Cerita Kocak Eks Arsenal, Tolak Pinangan Manchester United Saat Asyik Nonton Sinetron
Kepemimpinan, kreativitas, dan konsistensinya membuat sang kapten diganjar nilai 8/10, menjadikannya pemain paling berpengaruh di skuad.
Selain Fernandes, Senne Lammens tampil solid sebagai penjaga gawang utama baru, sementara Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo langsung beradaptasi dan memberi dampak besar di lini serang.
Keempat pemain inilah yang menjadi tulang punggung kebangkitan United di paruh kedua tahun 2025.
Lini Belakang dan Tengah: Stabil tapi Belum Istimewa
Di sektor pertahanan, nama-nama seperti Matthijs de Ligt dan Harry Maguire mendapat nilai cukup baik berkat konsistensi dan peran penting mereka dalam momen krusial.
Sementara itu, lini tengah masih menjadi pekerjaan rumah. Manuel Ugarte dan beberapa pemain lain dinilai belum mampu memberi pengaruh signifikan, membuat Amorim masih harus meracik komposisi ideal.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Cerita Kocak Eks Arsenal, Tolak Pinangan Manchester United Saat Asyik Nonton Sinetron
-
Pakai Dokumen Palsu dan Joki Ujian, Eks Pemain Premier League Dihukum Kerja Paksa
-
Keputusan Aneh Amorim: Joshua Zirkzee Ditarik di Jeda Laga, Legenda MU Ikut Bingung
-
Napoli Pastikan Rasmus Hojlund Tak Akan Pulang ke Manchester United
-
Rahasia Taktik Mikel Arteta: Mengapa Arsenal Begitu Perkasa Sepanjang 2025?
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Diprotes Persib, Wasit Laga Lawan Ratchaburi Justru Dapat Pujian AFC
-
Paling Konsisten di Klub, Emil Audero Bisa Geser Maarten Paes Sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
-
Statistik Lengkap Bulgaria Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Garuda Bisa Menang!
-
Bintang Baru Persija Jakarta Belum Debut, Mauricio Souza Tegaskan Performa Lebih Penting
-
Respons Sandy Walsh Usai Buriram United Sukses Lolos ke 16 Besar ACL Elite
-
Legenda AC Milan Sebut Lapangan Jadi Faktor Kekalahan Inter Milan dari Bodo/Glimt, Kok Bisa?
-
Langkah Buriram dan Bangkok United di LCA, Mampukah Sandy Walsh dan Arhan Beri Kejutan Besar?
-
4 Pemain Anyar yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026
-
Cerita Pemain Ratchaburi FC Soal Mencekamnya GBLA, dari Lemparan Batu hingga Suar
-
Renovasi Stadion Molor, Status Tuan Rumah Meksiko Laga Pembuka Piala Dunia 2026 Bisa Dicabut