Bola / Liga Italia
Jum'at, 02 Januari 2026 | 09:28 WIB
Jay Idzes. (instagram.com/@jayidzes)
Baca 10 detik
  • Bursa transfer Serie A Januari 2026 memanas, dengan AC Milan mengincar Jay Idzes setelah menjual Malick Thiaw ke Newcastle United.
  • Inter Milan mencari pengganti bek kanan cedera Denzel Dumfries, menjadikan Joao Cancelo target utama dengan opsi peminjaman.
  • AS Roma aktif belanja penyerang, sementara klub lain terancam pembatasan transfer akibat aturan finansial baru FIGC (CLA).

Suara.com - Jendela transfer musim dingin Serie A Januari 2026 resmi dibuka dengan dinamika yang luar biasa.

Tidak hanya persaingan di papan atas yang semakin memanas, namun bagi publik sepak bola Indonesia, bursa transfer kali ini terasa sangat spesial menyusul rumor kencang yang menghubungkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dengan raksasa Italia, AC Milan.

Di bawah kepemimpinan Massimiliano Allegri, AC Milan tengah mencari solusi instan untuk lini depan mereka.

Performa Santiago Gimenez yang dianggap kurang produktif memaksa manajemen Rossoneri berburu penyerang baru.

Meski telah mengamankan Christopher Nkunku dari Chelsea seharga £36 juta, Milan masih mengincar nama-nama seperti Joaquin Panichelli dari Strasbourg dan Jonathan Burkardt dari Frankfurt.

Namun, kejutan terbesar justru datang dari sektor pertahanan. Setelah menjual Malick Thiaw ke Newcastle United senilai €40 juta, Milan kini santer dikaitkan dengan Jay Idzes dari Sassuolo.

Bang Jay memang tengah menjadi pembicaraan hangat di media Italia.

Sejak bergabung dengan Sassuolo pada musim panas 2025, Idzes tampil sangat solid dengan 16 kali menjadi starter di paruh pertama musim.

Laporan media menyebutkan pemandu bakat Milan sempat memantau langsung aksi Idzes saat meredam serangan Fiorentina.

Baca Juga: Manchester United dan Chelsea Bidik Mike Maignan, AC Milan Ketar-ketir

Meski ada laporan tandingan yang menyebut ketertarikan Milan masih sebatas spekulasi media, nilai pasar Idzes diproyeksikan meroket hingga angka €10,6 juta atau sekitar Rp180 miliar.

Di sisi lain kota Milan, Inter Milan di bawah asuhan Cristian Chivu menghadapi situasi darurat di sektor bek kanan.

Cedera parah Denzel Dumfries yang mengharuskan absen hingga Maret 2026 memaksa Giuseppe Marotta mencari pengganti sepadan.

Nama Joao Cancelo kembali mencuat sebagai target impian.

Meski terkendala gaji selangit sebesar €15 juta per tahun di Al-Hilal, opsi peminjaman dengan pembagian beban gaji menjadi kartu as yang tengah dimainkan Inter.

AS Roma barangkali menjadi klub paling agresif pada Januari 2026 ini.

Gian Piero Gasperini yang kini menakhodai Giallorossi secara eksplisit meminta tambahan tenaga di lini serang.

Joshua Zirkzee (Manchester United) dan Giacomo Raspadori (Atletico Madrid) dikabarkan selangkah lagi merapat ke Olimpico.

Roma dikabarkan menyiapkan paket transfer senilai €40 juta untuk mempermanenkan Zirkzee di akhir masa pinjaman demi menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan.

Namun, ambisi belanja besar klub-klub Serie A musim ini dibayangi oleh aturan finansial baru FIGC yang dikenal dengan indikator "Costo del Lavoro Allargato" (CLA).

Setidaknya enam klub, termasuk Napoli, Lazio, dan Fiorentina, terancam pembatasan transfer jika tidak mampu menyeimbangkan neraca gaji terhadap pendapatan mereka.

Kondisi ini memaksa Napoli, misalnya, untuk menerapkan kebijakan saldo zero, setiap pembelian pemain baru harus didahului oleh penjualan pemain lama.

Dengan persaingan yang semakin ketat dan berbagai batasan regulasi, bursa transfer Januari 2026 diprediksi akan penuh dengan kejutan hingga detik-detik terakhir penutupan.

Bagi fans di Indonesia, kepastian masa depan Jay Idzes tentu akan menjadi kabar yang paling dinantikan di awal tahun ini.

Kontributor: Azka Putra

Load More