-
Persija Jakarta meniadakan libur tahun baru demi persiapan laga kontra Persijap Jepara di GBK.
-
Tim pelatih fokus mengevaluasi ketajaman lini depan untuk menembus strategi bertahan blok rendah lawan.
-
Persija mengantongi modal statistik apik dengan sepuluh kemenangan dari lima belas pertandingan musim ini.
Suara.com - Skuat Macan Kemayoran Persija Jakarta memutuskan untuk tidak mengambil jatah libur panjang pada momen pergantian tahun ini.
Langkah berani ini diambil manajemen demi menjaga level kebugaran pemain tetap berada di titik tertinggi.
Persija Jakarta lebih memilih untuk terus mengasah kemampuan di lapangan hijau daripada bersantai merayakan momentum liburan.
Program latihan rutin tetap berjalan normal meskipun kalender menunjukkan tanggal merah di awal Januari 2026.
Persiapan matang ini merupakan respons cepat tim setelah melakoni laga sengit melawan Bhayangkara Presisi Lampung.
Fokus utama armada asuhan pelatih saat ini adalah menjamu tantangan dari tim tamu Persijap Jepara.
Pertandingan bergengsi tersebut rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu sore.
Kick-off laga lanjutan BRI Super League musim 2025/26 ini dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB secara langsung.
Ketatnya kalender kompetisi menjadi faktor utama mengapa tim pelatih enggan meliburkan para pemain bintang mereka.
Baca Juga: Ambisi Besar Persija Jakarta Raih Kemenangan Konsisten Untuk Kejar Persib Bandung dan Borneo FC
Jeda waktu yang hanya tersedia sekitar lima hari antar pertandingan dianggap sangat berisiko jika tidak dioptimalkan.
Kondisi serupa juga terjadi saat perayaan Natal lalu di mana skuat tetap berkumpul untuk menjalani sesi latihan.
Ketegasan staf pelatih bertujuan agar ritme permainan tim tidak hilang akibat jeda istirahat yang terlalu lama.
Asisten pelatih memberikan penjelasan mengenai kebijakan ketat yang diterapkan klub kebanggaan warga Jakarta ini kepada publik.
“Secara profesional mau tanggal merah, Natalan atau Tahun Baru tak dikenal. Kami latihan terus. Karena tanggal 1 (Januari 2026) dekat dengan tanggal 3 (Januari 2026). Tetap kami bersiap untuk main pada Sabtu,” ujar asisten pelatih Persija, Ricky Nelson.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dedikasi tinggi sangat dibutuhkan untuk menjaga peluang juara di musim kompetisi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Nasib Gelar Juara Persib Bandung di BRI Super League, Begini Kata Marc Klok
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia
-
Gelar Manchester City Bukan Jaminan Juara, Pep Guardiola Tuntut Fokus Penuh Lawan Bournemouth
-
Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone
-
Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026