- Chelsea memecat Enzo Maresca pada Hari Tahun Baru 2026 dan menunjuk pelatih U-21, Calum McFarlane, segera memimpin tim lawan Manchester City.
- McFarlane, yang sedang berlibur, menerima tugas mendadak tersebut dan dibantu staf akademi untuk menyiapkan tim utama dalam waktu singkat.
- McFarlane sebelumnya sukses membawa tim U-21 Chelsea berprestasi di Premier League 2 dan UEFA Youth League.
Suara.com - Chelsea mengalami 24 jam yang benar-benar kacau setelah resmi memecat Enzo Maresca pada Hari Tahun Baru 2026.
Dalam situasi darurat itu, manajemen klub secara mengejutkan menunjuk pelatih tim U-21, Calum McFarlane, untuk memimpin tim utama menghadapi Manchester City di Etihad Stadium.
Momen tersebut datang secara tiba-tiba bagi McFarlane.
Dilansir dari Dailymail, saat itu, pelatih berusia 37 tahun tersebut tengah dalam perjalanan bersama istri dan anak-anaknya menuju pertunjukan lampu di Windsor.
Namun, rencana keluarga itu langsung batal setelah ia menerima telepon dari petinggi klub yang menanyakan seberapa cepat dirinya bisa tiba di Cobham.
Dari Akademi ke Tim Utama dalam Hitungan Jam
Sementara masa depan staf Maresca, termasuk Willy Caballero, masih dievaluasi, McFarlane justru langsung bekerja.
Bersama asisten tim U-21 Andy Ross dan James Simmonds, analis akademi Adam Keep, serta pelatih bola mati Bernardo Cueva, ia menghabiskan waktu mempelajari permainan Manchester City.
McFarlane mendapat dukungan penuh dari jajaran manajemen, termasuk direktur olahraga Paul Winstanley dan Laurence Stewart, serta salah satu pemilik klub, Behdad Eghbali.
Baca Juga: Brennan Johnson Resmi Gabung Crystal Palace Pecahkan Rekor Transfer Termahal
Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih interim tim utama, McFarlane mengakui situasi yang ia hadapi begitu luar biasa.
“Ini 24 jam yang gila. Tapi energinya luar biasa. Para pemain fokus, lapar, dan tahu betapa besarnya laga ini,” ujarnya.
McFarlane menegaskan dirinya tidak akan mengubah filosofi permainan Chelsea secara drastis. Menurutnya, waktu yang tersedia terlalu singkat untuk melakukan revolusi.
“Ini bukan soal menciptakan ulang segalanya. Kami hanya akan menambahkan sedikit ide dan penyesuaian taktik agar bisa kompetitif,” jelasnya.
Menariknya, McFarlane juga memiliki latar belakang kuat di akademi Manchester City, tempat ia bekerja selama beberapa tahun.
Di sana, ia pernah bekerja bersama direktur teknis akademi Chelsea saat ini, Glenn van de Kraan, yang juga direkrut dari City pada 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang
-
Liverpool Dihajar Manchester City, Virgil Van Dijk Buka Suara
-
Berada di Papan Bawah, Persib Bandung Waspadai Motivasi Semen Padang
-
Link Live Streaming Madura United vs Borneo FC: Misi Pesut Etam Pepet Puncak Klasemen!
-
Arsenal Disingkirkan Southampton dari Piala FA, Ini Dalih Mikel Arteta
-
Suporter Semen Padang Akan Padati Stadion, Marc Klok Semakin Termotivasi
-
Catatan Stefan Keeltjes Usai Kendal Tornado FC Dikalahkan Persiku Kudus
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang