- PSIM Yogyakarta akan bertanding melawan Semen Padang di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Minggu.
- Pelatih Jean-Paul van Gastel tegaskan absen pemain cedera dan akumulasi kartu bukan alasan performa.
- Absennya pemain kunci menjadi peluang bagi pemain pelapis untuk meningkatkan kualitas dan kekompakan tim.
Suara.com - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menegaskan dirinya tidak khawatir meski timnya harus kehilangan sejumlah pemain kunci jelang laga pekan ke-16 BRI Super League melawan Semen Padang. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (4/1/2025).
Mengutip laman resmi klub, Van Gastel menegaskan absennya beberapa pemain tidak boleh dijadikan alasan bagi PSIM Yogyakarta untuk tampil di bawah performa terbaik saat menjamu Semen Padang.
"Sangat disayangkan ada beberapa pemain cedera. Namun, saya sudah tekankan sejak hari pertama bahwa pemain yang bukan starter harus selalu siap ketika tim membutuhkan," ungkap Van Gastel.
Pada laga ini, PSIM Yogyakarta dipastikan tidak dapat menurunkan Anton Fase dan Yusaku Yamadera yang masih dibekap cedera. Selain itu, Raka Cahyana juga absen karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu.
Pelatih asal Belanda tersebut menilai kondisi ini justru bisa menjadi kesempatan bagi pemain lapis kedua untuk menunjukkan kualitas sekaligus memperkuat kekompakan tim.
"Semakin lama Saku (Yusaku) cedera, semakin banyak kesempatan Teddy atau Andy bermain. Ini membuat chemistry mereka dengan tim terbentuk lebih cepat," tegas Van Gastel.
Saat ini, PSIM Yogyakarta menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Super League dengan raihan 24 poin dari 15 pertandingan. Laskar Mataram unggul 14 poin atas Semen Padang yang berada di posisi ke-16 klasemen.
(Antara)
Baca Juga: Hasil Super League: Borneo FC Comeback di Waktu Kritis Hancurkan PSM Makassar
Berita Terkait
-
Hasil Super League: Borneo FC Comeback di Waktu Kritis Hancurkan PSM Makassar
-
Hasil Persija Jakarta vs Persijap Jepara: Macan Kemayoran Ngamuk di Babak Kedua, Menang 2-0
-
Super League Diserbu Pemain-pemain Asing Liga India yang Gagal Digelar
-
Tim Papan Bawah Momok Bagi Persija Jakarta, Macan Kemayoran Pantang Remehkan Persijap
-
Sudah Ditunggu Persib, Persija Tegaskan Kemenangan atas Persijap Lebih dari 3 Poin
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Penantian 72 Tahun Berakhir, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Sekarang Sangat Luar Biasa
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Lionel Messi Jauhi Kejaran Haaland dan Mbappe
-
Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Dari Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning
-
Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026
-
Skandal Wasit Francois Letexier: Curangi Timnas Indonesia hingga 'Bantu' Argentina di Piala Dunia
-
Hasil Swiss vs Kolombia: Die Nati Menang Adu Penalti, Tantang Argentina di Perempat Final
-
Pelatih Mesir Semprot FIFA: Mereka Ingin Lionel Messi Terus Berada di Piala Dunia 2026!
-
Wasit Francois Letexier Dituding Untungkan Argentina, Suporter Mesir Murka
-
Emosi dan Air Mata Lionel Messi: Apa yang Argentina Lakukan Benar-benar Gila
-
Kalah Dramatis dari Argentina, Pelatih Mesir: Francois Letexier Rugikan The Pharaohs