- Hossam Hassan meminta publik bangga meski Timnas Mesir tersingkir oleh Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
- Pelatih Mesir menilai skuadnya tampil kompetitif melawan Argentina meskipun mayoritas pemain berasal dari kompetisi liga domestik saja.
- Hassan mengkritik keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya dalam pertandingan tersebut setelah sebelumnya terjadi melawan Timnas Belgia.
Suara.com - Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, meminta publik tetap bangga meski Mohamed Salah Cs tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Hassan menilai The Pharaohs telah memberikan perlawanan sengit saat menghadapi Timnas Argentina di babak 16 besar.
Dalam pernyataannya usai laga, Hassan mengaku puas dengan perjuangan para pemain.
“Saya senang dengan para pemain. Mereka sudah memberikan yang terbaik, bahkan saat ada kesalahan, saya tetap puas dengan performa mereka,” ujarnya dikutip dari Koraplus
Ia menegaskan Mesir mampu menyulitkan Argentina sepanjang pertandingan. “Kami membuat laga menjadi sulit bagi Argentina. Tim ini menunjukkan bisa bersaing dengan siapa pun di dunia,” katanya.
Hassan juga menyoroti komposisi skuad yang mayoritas diisi pemain dari liga domestik. Meski menghadapi pemain Argentina yang banyak berkarier di Eropa, ia menilai anak asuhnya tetap mampu tampil kompetitif.
Namun, sang pelatih tak menutup kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit.
Hassan mengisyaratkan adanya ketidakadilan yang kembali dirasakan timnya, setelah sebelumnya juga terjadi dalam laga melawan Belgia.
“Kami berharap ada keadilan. Kami merasa dirugikan saat melawan Belgia, dan hari ini hal serupa kembali terjadi,” tegasnya.
Baca Juga: PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
Di akhir pernyataan, Hassan menyampaikan pesan emosional kepada para suporter.
“Saya bilang kepada fans, banggalah pada tim ini. Kami bermain dengan terhormat dan ingin melangkah lebih jauh, tapi ini takdir,” ucapnya.
Meski gagal melaju, Hassan memastikan Mesir akan terus berjuang untuk tampil lebih kuat di masa depan.
Ia menegaskan ambisi membawa sepak bola Mesir kembali bersaing di level tertinggi dunia.
Berita Terkait
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir
-
Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe
-
Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki
-
Detik-detik Juara Bertahan Argentina Hampir Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Ulasan Taktik Cerdas Lionel Scaloni: Perubahan Berani di Babak Kedua Jadi Kunci
-
Presiden Argentina Histeris Lihat Comeback Dramatis Lionel Messi Cs
-
Lionel Scaloni Ungkap Dua M yang Bikin Argentina Comeback Kalahkan Mesir
-
Wanita yang Buat Kevin De Bruyne dan Courtois Tak Saling Sapa Lebih dari Satu Dekade
-
Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Tuding Argentina Menang Dibantu Wasit Francois Letexier, Pemain Mesir Bawa-bawa Tuhan
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir
-
Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe
-
Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki