- Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road pada laga Premier League Senin dini hari WIB.
- Mantan striker Michael Owen mengkritik bek muda Ayden Heaven atas respons lambat dalam gol pembuka Leeds.
- Hasil imbang ini melanjutkan tren kurang meyakinkan United, hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Suara.com - Manchester United kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Leeds United 1-1 pada laga Premier League di Elland Road, Senin (5/1) dinihari WIB.
Hasil tersebut memantik kritik tajam dari mantan striker Setan Merah, Michael Owen, yang menyoroti kesalahan bek muda Ayden Heaven pada gol pembuka Leeds.
Owen menilai Heaven tampil kurang sigap dalam mengantisipasi pergerakan Brenden Aaronson, yang sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang United untuk menaklukkan kiper Senne Lammens.
Gol tersebut lahir setelah Heaven dinilai terlambat bereaksi dan kehilangan posisi dalam duel krusial.
“Dia (Aaronson) melakukan pergerakan menyerong yang sangat textbook untuk seorang penyerang. Tapi saya melihat Heaven bereaksi cukup lambat dan tidak langsung masuk ke langkah cepatnya,” ujar Owen kepada Premier League Productions seusai laga.
Menurut Owen, kesalahan Heaven bukan pada kemampuan teknis, melainkan pada respons awal yang dinilainya terlalu santai.
“Dalam tiga atau empat langkah pertama, dia terlihat agak lackadaisical. Di level ini, detail kecil seperti itu bisa sangat menentukan,” tambahnya.
Heaven sejatinya tampil solid di babak pertama dan sempat mendapat pujian atas ketenangannya mengawal pertahanan United. Namun, satu kesalahan tersebut cukup membuka jalan bagi Leeds untuk unggul lebih dulu.
Beruntung bagi Heaven, kesalahan itu tidak berujung kekalahan setelah Joshua Zirkzee, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penyeimbang hanya tiga menit berselang lewat assist Matheus Cunha.
Baca Juga: MU Ditahan Imbang Leeds, Ruang Ganti Memanas, Ruben Amorim Menolak Mundur
Hasil imbang ini memperpanjang tren kurang meyakinkan Manchester United, yang kini hanya mencatat satu kemenangan dalam lima laga terakhir Premier League.
Situasi tersebut semakin menambah tekanan pada pelatih Ruben Amorim, yang sebelumnya juga melontarkan pernyataan keras terkait perannya dan kebijakan klub di bursa transfer Januari.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
MU Ditahan Imbang Leeds, Ruang Ganti Memanas, Ruben Amorim Menolak Mundur
-
Liverpool Buang Kemenangan di Craven Cottage, Ini Update Klasemen Liga Inggris
-
Hasil dan Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester United Ditahan Leeds United
-
Declan Rice Diklaim Gelandang Terbaik Dunia Usai Jadi Pahlawan Kemenangan Arsenal
-
Leeds United vs Manchester United: Duel Panas di Elland Road, Prediksi Skor dan Susunan Pemain
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
-
Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa
-
Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lionel Messi, Siapa Top Skor Piala Dunia 2026?
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia