- Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan statusnya sebagai manajer penuh setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United.
- Amorim menyatakan perannya berbeda dari sekadar pelatih lapangan meskipun namanya tidak selevel Tuchel atau Mourinho.
- Pelatih tersebut menyindir petinggi klub mengenai kebijakan dan menegaskan akan bekerja sesuai kontrak selama 18 bulan.
Suara.com - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim membuat pernyataan kontroversial usai anak asuhnya hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Leeds United, Senin (5/1).
Pernyataan kontroversial itu menurut laporan sejumlah media Inggris, mirip-mirip dengan Enzo Maresca sebelum dipecat oleh manajemen Chelsea di awal tahun baru 2026.
Ruben Amorim secara terbuka menegaskan bahwa dirinya datang ke Old Trafford sebagai manajer penuh, bukan sekadar pelatih lapangan atau head coach seperti yang selama ini dilekatkan kepadanya sejak diperkenalkan klub pada November 2024.
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan hanya pelatih Manchester United. Itu sangat jelas,” ujar Amorim dilansir dari Metro.uk
Pernyataan dari Amorim ini diartikan oleh media Inggris sebagai luapan emosi pelatih Portugal itu dan jadi indikasi konfrontasi terbuka kepada petinggi klub.
Ia menambahkan bahwa meski namanya tidak sebesar Thomas Tuchel, Antonio Conte, atau Jose Mourinho, statusnya tetap sama sebagai manajer klub.
“Saya tahu nama saya bukan Tuchel, Conte, atau Mourinho. Tapi saya adalah manajer Manchester United. Dan itu akan berlangsung selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan untuk mengganti saya,” tegasnya.
Amorim juga menepis spekulasi bahwa dirinya akan mengundurkan diri akibat tekanan internal.
Ia menegaskan akan tetap menjalankan tugas sesuai kontrak, sembari menyiratkan bahwa masa depannya sepenuhnya berada di tangan manajemen.
Baca Juga: Alarm di Anfield! Hugo Ekitike Terancam Absen Lawan Arsenal, Arne Slot Buka Suara
“Saya tidak akan pergi. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai orang lain datang untuk menggantikan saya,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut dinilai sebagai sindiran langsung kepada jajaran petinggi klub, termasuk direktur rekrutmen Christopher Vivell dan direktur olahraga Jason Wilcox.
Amorim sebelumnya mengakui adanya perbedaan pandangan terkait kebijakan transfer, termasuk potensi minimnya aktivitas Manchester United di bursa transfer Januari.
Dalam lanjutan pernyataannya, Amorim menekankan bahwa setiap departemen klub harus bekerja sesuai perannya masing-masing, mulai dari scouting hingga direktur olahraga.
“Setiap departemen, scouting, direktur olahraga, harus melakukan tugasnya. Saya akan melakukan tugas saya selama 18 bulan, lalu kita lanjut ke tahap berikutnya,” tegasnya.
Sejumlah media Inggris menyebut bahwa bukan tidak mungkin situasi Amorim di Old Trafford bisa sama dengan Enzo Maresca.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Alarm di Anfield! Hugo Ekitike Terancam Absen Lawan Arsenal, Arne Slot Buka Suara
-
Owen Sebut Ayden Heaven Biang Kerok Manchester United Cuma Raih Satu Poin
-
MU Ditahan Imbang Leeds, Ruang Ganti Memanas, Ruben Amorim Menolak Mundur
-
Liverpool Buang Kemenangan di Craven Cottage, Ini Update Klasemen Liga Inggris
-
Hasil dan Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester United Ditahan Leeds United
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah
-
Cara Praktis Mencari KPK dan FPB Lengkap Contoh Soal Sekaligus Pembahasan
-
Apakah Flek Hitam di Wajah Bisa Hilang Total Sampai Bersih?
-
RS Lapangan Ruteng Resmi Beroperasi untuk Korban Gempa NTT
-
Jangan Bolak-balik Servis, Ini 5 Tanda Sudah Waktunya Kamu Ganti Laptop Baru
-
SPPG di Kampar Kena Suspend Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Agustus 2026: Ada Naga hingga Monyet
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK