Bola / Bola Indonesia
Senin, 05 Januari 2026 | 11:18 WIB
John Herdman. (instagram.com/@canadiansoccer)
Baca 10 detik
  • Ketua BTN Sumardji kagum pada John Herdman saat wawancara mengenai rencana staf kepelatihan Timnas Indonesia.
  • Herdman berencana hanya membawa sedikit staf asing, sebagian besar akan diisi oleh asisten pelatih lokal Indonesia.
  • PSSI memprioritaskan pelatih yang bersedia tinggal di Indonesia untuk memahami budaya dan mengenal para pemain lebih dalam.

Suara.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengaku ada hal yang membuat dirinya geleng-geleng kagum dengan sosok John Herdman, pelatih Timnas Indonesia yang baru.

Itu diketahui Sumardji saat wawamcara dengan John Herdman, menawarkan dirinya jadi pelatih Timnas Indonesia.

Federasi menegaskan bahwa Herdman dipilih berdasarkan rekam jejak dan pengalaman internasionalnya yang mumpuni, sesuai dengan visi jangka panjang timnas Indonesia.

Nah, ketika wawancara, John Herdman mengaku bakal melibatkan banyak asisten pelatih lokal.

Karena dirinya cuma mau membawa paling banyak 4 orang buat mendampinginya.

“Kami sempat tanya, pertanyaannya sederhana, ketika nanti dipilih, apakah akan membawa gerbong, orang-orangmu, atau teman-temanmu yang biasa bekerja sama?" Kata Sumardji.

"Dia bilang paling banyak akan bawa 2-3 orang, selebihnya akan percayakan asisten-asisten lokal dari Indonesia."

"Itu suatu kebanggaan buat kami semua, jadi hal-hal mendasar itu sepakat memilih John,” jelasnya dikutip dari Kompas TV.

Lebih lanjut, John Herdman bersedia tinggal di Indonesia. Ini yang membuat PSSI tertarik menggunakan jasa pelatih asal Inggris itu.

“Pertimbangannya setelah wawancara itu, mengerucut kepada dua nama, Giovanni dan John Herdman. Dua nama ini kami bahas dalam rapat Exco, berbagai macam pertimbangan mendasar," tegasnya.

Baca Juga: John Herdman Jadi Pelatih Inggris Kedua Timnas Indonesia Setelah Era Peter Withe

"Salah satu hal yang jadi pertimbangan utama adalah pelatih ini mau nggak tinggal di Indonesia? Ini yang jadi pertimbangan utama."

"Karena ketika mau tinggal di Indonesia, otomatis mau kenal budaya kita dan akan lebih mengenal pemain, pelatih,” pungkasnya.

Load More