- Ketua BTN Sumardji kagum pada John Herdman saat wawancara mengenai rencana staf kepelatihan Timnas Indonesia.
- Herdman berencana hanya membawa sedikit staf asing, sebagian besar akan diisi oleh asisten pelatih lokal Indonesia.
- PSSI memprioritaskan pelatih yang bersedia tinggal di Indonesia untuk memahami budaya dan mengenal para pemain lebih dalam.
Suara.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengaku ada hal yang membuat dirinya geleng-geleng kagum dengan sosok John Herdman, pelatih Timnas Indonesia yang baru.
Itu diketahui Sumardji saat wawamcara dengan John Herdman, menawarkan dirinya jadi pelatih Timnas Indonesia.
Federasi menegaskan bahwa Herdman dipilih berdasarkan rekam jejak dan pengalaman internasionalnya yang mumpuni, sesuai dengan visi jangka panjang timnas Indonesia.
Nah, ketika wawancara, John Herdman mengaku bakal melibatkan banyak asisten pelatih lokal.
Karena dirinya cuma mau membawa paling banyak 4 orang buat mendampinginya.
“Kami sempat tanya, pertanyaannya sederhana, ketika nanti dipilih, apakah akan membawa gerbong, orang-orangmu, atau teman-temanmu yang biasa bekerja sama?" Kata Sumardji.
"Dia bilang paling banyak akan bawa 2-3 orang, selebihnya akan percayakan asisten-asisten lokal dari Indonesia."
"Itu suatu kebanggaan buat kami semua, jadi hal-hal mendasar itu sepakat memilih John,” jelasnya dikutip dari Kompas TV.
Lebih lanjut, John Herdman bersedia tinggal di Indonesia. Ini yang membuat PSSI tertarik menggunakan jasa pelatih asal Inggris itu.
“Pertimbangannya setelah wawancara itu, mengerucut kepada dua nama, Giovanni dan John Herdman. Dua nama ini kami bahas dalam rapat Exco, berbagai macam pertimbangan mendasar," tegasnya.
Baca Juga: John Herdman Jadi Pelatih Inggris Kedua Timnas Indonesia Setelah Era Peter Withe
"Salah satu hal yang jadi pertimbangan utama adalah pelatih ini mau nggak tinggal di Indonesia? Ini yang jadi pertimbangan utama."
"Karena ketika mau tinggal di Indonesia, otomatis mau kenal budaya kita dan akan lebih mengenal pemain, pelatih,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI